Keruntuhan Bangunan SD Kutorenon 03 Lumajang, Diduga Bangunan Sudah Tua dan Tidak Layak Pakai - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Pendidikan · 16 Mei 2025 18:03 WIB ·

Keruntuhan Bangunan SD Kutorenon 03 Lumajang, Diduga Bangunan Sudah Tua dan Tidak Layak Pakai


 Keruntuhan Bangunan SD Kutorenon 03 Lumajang, Diduga Bangunan Sudah Tua dan Tidak Layak Pakai Perbesar

Lumajang, – Sebuah insiden keruntuhan bangunan terjadi di SD Kutorenon 03, Desa Biting, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, pada Kamis kemarin sekitar pukul 11.30 WIB. Bagian bangunan sisi barat yang digunakan sebagai ruang kelas 1 tiba-tiba roboh, diduga akibat kondisi bangunan yang sudah sangat tua dan tidak layak pakai.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Nugraha Yudha Murdianto, menjelaskan bahwa bangunan sisi timur sekolah sebenarnya sudah tidak digunakan sejak tahun 2022 karena alasan serupa, yakni usia bangunan yang sudah menua dan berisiko membahayakan keselamatan.

“Bangunan sisi barat yang runtuh ini memang ruang kelas 1. Sementara bangunan sisi timur sudah tidak dipakai sejak 2022 karena kondisinya sudah tidak aman,” ujar Yudha.

Sebagai langkah penanganan jangka panjang, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2025 untuk renovasi total bangunan SD Kutorenon 03, khususnya di sisi timur.

“Selain itu, dana cadangan dari Belanja Tidak Terduga (BTT) juga disiapkan untuk perbaikan segera bangunan sisi barat yang runtuh,” ungkapnya.

Yudha menambahkan bahwa program renovasi ini mendapat dukungan dari DPR RI Komisi 10, yang berkomitmen membantu percepatan perbaikan agar proses belajar-mengajar dapat kembali berjalan normal sesegera mungkin.

Untuk menjaga kelangsungan pendidikan siswa selama proses perbaikan, kegiatan belajar sementara dialihkan ke bangunan TK yang terletak di Perumahan Biting. Beruntung, insiden keruntuhan terjadi setelah jam pulang sekolah, sehingga tidak ada korban jiwa.

“Kami bersyukur kejadian ini tidak menyebabkan korban karena terjadi setelah sholat dzuhur, saat siswa sudah mulai pulang,” pungkas Yudha.

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Pungli Kelas Prestasi di SMAN 1 Lumajang : Sekolah ajukan Proposal, Komite galang dana

24 September 2026 - 11:57 WIB

119 Mahasiswa Daftar Beasiswa Lumajang, Mengapa Kondisi Ekonomi Masih Harus Dicek ke Rumah?

23 September 2026 - 13:04 WIB

Kuota Beasiswa Disabilitas 10 Persen Diusulkan di Lumajang, Juknis Menanti Persetujuan Pemerintah

11 September 2026 - 15:13 WIB

Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Lumajang Dibuka, Pendaftar Wajib Lolos Verifikasi Lapangan

10 September 2026 - 08:02 WIB

Dari Kampus, Bank Indonesia Perkuat Literasi Konsumen Generasi Muda di Lumajang

2 September 2026 - 16:46 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Lumajang Hadirkan Jaran Kencak hingga Bantengan dan 5.000 Porsi Tape Ketan

16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Trending di Pariwisata