Ketika Desa Lain Ditinggalkan, Argosari Jadi Contoh Lokasi KKN yang Aman dan Nyaman - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Pendidikan · 12 Agu 2025 14:51 WIB ·

Ketika Desa Lain Ditinggalkan, Argosari Jadi Contoh Lokasi KKN yang Aman dan Nyaman


 Ketika Desa Lain Ditinggalkan, Argosari Jadi Contoh Lokasi KKN yang Aman dan Nyaman Perbesar

Lumajang, – Di tengah maraknya kasus pencurian sepeda motor yang menimpa mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di beberapa desa di Kabupaten Lumajang, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, justru tampil sebagai pengecualian.

Ketika ribuan mahasiswa dari berbagai universitas ditarik dari lokasi penugasannya karena alasan keamanan, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) tetap memilih bertahan di Argosari.

Koordinator Subunit Desa Argosari untuk KKN UGM, Irsyat, menyampaikan kondisi di desanya tetap aman dan kondusif. Bahkan, ia menyebut bahwa para mahasiswa merasa sangat betah berkat keramahan warga.

Baca juga: Mahasiswa KKN UGM Dorong Inovasi Pertanian dan Edukasi di Desa Argosari, Lumajang

“Kalau di Desa Argosari ini, yang buat kami betah itu memang dari warganya. Warganya sangat ramah, baik kepada orang luar maupun siapa pun yang datang ke sini. Kami merasa seperti dianggap keluarga sendiri,” kata Irsyat, Selasa (12/8/25).

Selama menjalankan program KKN, mahasiswa kerap mendapat sambutan hangat setiap kali berkunjung ke rumah warga.

“Setiap kami sowan ke rumah warga, selalu disugui makanan. Saat jalan-jalan pun selalu disapa,” tambahnya.

Baca juga: Semarak Lomba Baris Berbaris Pelajar SD & SMP Warnai HUT RI ke-80 di Lumajang

Situasi berbeda terjadi di desa-desa lain seperti Alun-Alun dan Tempeh, di mana terjadi pencurian sepeda motor milik mahasiswa KKN. Hal ini menyebabkan ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi harus dipulangkan lebih awal oleh kampus masing-masing demi alasan keamanan.

Namun demikian, Irsyat menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada arahan penarikan mahasiswa dari pihak UGM karena situasi di Argosari relatif aman. Ia juga memastikan bahwa seluruh kegiatan pengabdian masyarakat tetap berjalan sesuai rencana.

“Kami tetap bertugas di sini. Alhamdulillah, Desa Argosari aman. Tidak ada rasa takut karena lingkungan masyarakatnya juga sangat mendukung,” ungkap Irsyat.

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedekah Desa Wonokerto Lumajang Hadirkan Jaran Kencak hingga Bantengan dan 5.000 Porsi Tape Ketan

16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Tak Sekadar Buka Rekening, Bupati Lumajang Ingin Menabung Jadi Budaya Pelajar

11 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Kuota Beasiswa Lumajang Direncanakan Maksimal 100 Mahasiswa

30 Juli 2026 - 15:53 WIB

20 Mahasiswa Gugur, Pemkab Lumajang Salurkan Beasiswa kepada 114 Penerima

30 Juli 2026 - 11:52 WIB

Bupati Lumajang Wanti-wanti Sekolah Cegah Narkoba, Miras, dan Bullying

27 Juli 2026 - 11:29 WIB

Pemkab Lumajang Siapkan Beasiswa Rp6 Juta per Semester, Tambah Kuota 100 Mahasiswa

16 Juli 2026 - 10:33 WIB

Trending di Pendidikan