Lampu Hias Kota Lama Surabaya Dicuri, Wali Kota Eri, Itu Dibeli dari Uang Rakyat! - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Kriminal · 7 Okt 2025 20:31 WIB ·

Lampu Hias Kota Lama Surabaya Dicuri, Wali Kota Eri, Itu Dibeli dari Uang Rakyat!


 Lampu Hias Kota Lama Surabaya Dicuri, Wali Kota Eri, Itu Dibeli dari Uang Rakyat! Perbesar

Surabaya, – Keindahan kawasan Kota Lama Surabaya tercoreng oleh aksi pencurian fasilitas umum. Sejumlah lampu hias dan tiang besi milik Pemkot Surabaya yang terpasang di Jalan Panggung, hilang dicuri oleh pihak tak bertanggung jawab. Aksi ini tak hanya merugikan secara estetika, tapi juga secara ekonomi, karena semua itu dibeli menggunakan uang rakyat.

Kabar hilangnya lampu hias viral di media sosial, memicu reaksi kecewa dan geram dari masyarakat. Dalam beberapa unggahan, tampak lampu-lampu yang sebelumnya menghiasi trotoar kota telah raib, menyisakan dudukan kosong di pinggir jalan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa pencurian tersebut merupakan tindakan yang mencederai kepentingan publik. Ia mengingatkan bahwa fasilitas seperti lampu hias dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) alias uang rakyat.

Baca juga: Tembakau Kasturi dan White Burley Lumajang Tembus Harga Rp 60 Ribu per Kg

“Lah lampu iki kan duite APBD, digawe masyarakat. (Lampu ini kan dibeli pakai uang rakyat, untuk dinikmati masyarakat),” ujar Eri saat ditemui di gedung DPRD Surabaya, Selasa (7/10/2025).

Eri menyerukan kepada masyarakat agar tidak tinggal diam terhadap tindakan merugikan ini. Ia meminta warga ikut menjaga fasilitas publik, dan bahkan tak segan mengajak mereka menangkap langsung pelaku pencurian jika tertangkap basah di lapangan.

Baca juga: 1.000 Investor Baru Muncul Setiap Bulan, Malang Jadi Magnet Investasi Anak Muda

“Masyarakat nek ngerti ono sing nyolong, ayo cekelen! (Kalau tahu ada yang mencuri, ya tangkap saja),” tegas Eri.

Menurutnya, tanggung jawab menjaga fasilitas kota bukan hanya milik pemerintah, tapi juga masyarakat sebagai pemilik sah dari fasilitas yang dibiayai pajak mereka sendiri.

Lebih jauh, Wali Kota Eri mengungkap bahwa aksi pencurian tak hanya menyasar lampu hias. Ia juga menerima laporan bahwa kabel di gorong-gorong Kota Lama ikut dicuri.

“Gak lampu tok, kabel barang ilang kok, nang ngisore got loh ilang. (Bukan cuma lampu, kabel pun hilang, padahal posisinya di bawah got),” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Lumajang: ASN yang Terbukti Memainkan Pajak Pasir Ditindak, Bukan Dipindah

30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Tes Urine 11 Orang Negatif, Polisi Temukan Lima Klip Diduga Sabu di Karaoke Lumajang

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dua Sapi Raib dari Kandang, Rasa Aman Peternak Lumajang Jadi Taruhan

15 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Lumajang Terbongkar

12 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tuntutan CSR dan Lahan Plasma Berujung Blokade Jalan, 2 Orang Diamankan Polisi

7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Trending di Kriminal