Lebaran Ketupat di Pantai Mbah Drajid: Tradisi Tahunan yang Mengikat Keluarga dan Kearifan Lokal - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 9 Apr 2025 09:51 WIB ·

Lebaran Ketupat di Pantai Mbah Drajid: Tradisi Tahunan yang Mengikat Keluarga dan Kearifan Lokal


 Lebaran Ketupat di Pantai Mbah Drajid: Tradisi Tahunan yang Mengikat Keluarga dan Kearifan Lokal Perbesar

Liburan Lebaran di Kabupaten Lumajang kembali dirayakan dengan tradisi bermakna, yaitu Pada (7/4/2025), ribuan pengunjung daerah, baik dalam maupun luar Kabupaten Lumajang, memenuhi kawasan wisata Pantai Mbah Drajid yang terletak di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun. Dengan membawa tikar, makanan, dan perlengkapan mandi, masyarakat memanfaatkan waktu ini untuk berkumpul dan bersantai bersama keluarga dalam merayakan hari ketujuh setelah Idul Fitri — sebuah tradisi yang sudah mengakar dalam budaya masyarakat pesisir Lumajang.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, Forkopimda, serta beberapa Kepala OPD, hadir di lokasi untuk melihat langsung suasana dan berinteraksi dengan masyarakat yang hadir di pantai.

Bunda Indah menjelaskan bahwa Lebaran Ketupat atau Riyoyo Pitu dirayakan tujuh hari setelah 1 Syawal, biasanya dengan kegiatan berkumpul bersama keluarga dan mandi di laut. Kegiatan mandi ini tidak hanya untuk bersenang-senang, tapi juga diyakini memberikan berkah, serta sebagai simbol tolak bala bagi orang. “Setiap Lebaran Ketupat, Pantai Mbah Drajid selalu ramai. Tradisi mandi di laut sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat di sini. Banyak kurang tidak mandi di sini saat kupatan,” ungkap Bunda Indah.

Dalam kesempatan itu, Bunda Indah juga mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati di tepi pantai, mengingat karakter Pantai Mbah Drajid termasuk tinggi dan berisiko.

“Saya sudah mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan tidak lengah. Ombak di pantai ini besar, dan keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Perayaan Lebaran Ketupat di Pantai Mbah Drajid bukan hanya sekadar liburan, tetapi juga menjadi untuk hubungan antar keluarga dan mengingatkan kita akan nilai-nilai kearifan lokal yang perlu dijaga.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wabup Lumajang Dorong Masjid Nurul Huda Jadi Pusat Pendidikan Al-Qur’an Anak

8 Oktober 2026 - 10:06 WIB

6 Km Jalan Bergelombang di Lumajang Ditangani, Nilai Kontrak Rp10,92 Miliar

8 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Warung Kopi Kayubi dan Cerita Secangkir Kopi dari Tanah Lumajang

7 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Trending di Daerah