Aplikasi e-Stunting Lumajang untuk Gizi Buruk - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 11 Jul 2025 09:51 WIB ·

Lumajang Luncurkan Aplikasi e-Stunting untuk Percepat Penanganan Gizi Anak


 Lumajang Luncurkan Aplikasi e-Stunting untuk Percepat Penanganan Gizi Anak Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang mempercepat penanganan stunting dengan meluncurkan aplikasi e-Stunting. Aplikasi ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Kominfo dan Dinas Kesehatan P2KB. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan data lintas sektor secara real-time.

Pemkab membahas aplikasi ini dalam Rapat Koordinasi Reformasi Birokrasi Tematik Digitalisasi, Rabu (9/7/2025), di Ruang Khresna, Kantor Diskominfo Lumajang.

Kepala Dinas Kominfo, Mustaqim, menyatakan bahwa sistem baru ini mempermudah proses analisis dan pengambilan keputusan. Ia menegaskan bahwa aplikasi e-Stunting akan mempercepat kerja pemerintah dalam mengatasi gizi buruk.

“Selama ini data stunting tersebar di berbagai platform dan lambat diperbarui. Aplikasi ini menyatukan semuanya,” ujar Mustaqim.

Saat ini, Pemkab mengujicobakan aplikasi tersebut di dua kecamatan: Lumajang dan Tempeh. Sistem ini mendukung integrasi dengan e-PPGBM serta aplikasi lokal seperti SILISOS.

Setelah evaluasi pada triwulan IV 2025, Pemkab menargetkan aplikasi ini dapat digunakan secara penuh di seluruh kecamatan mulai 2026.

e-Stunting juga menampilkan data visual berbasis dashboard. Fitur ini memungkinkan pimpinan daerah memantau kondisi stunting dan gizi buruk per wilayah dengan cepat.

“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi. Ini soal bagaimana pemerintah bisa lebih cepat, akurat, dan peduli,” tutup Mustaqim.

Dengan peluncuran e-Stunting, Lumajang menunjukkan langkah nyata membangun sistem penanganan stunting yang modern, berbasis data, dan lintas sektor.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Surabaya Buka Pelatihan Tukang Bangunan, Warga Bisa Dapat Sertifikasi Resmi

5 Februari 2026 - 14:49 WIB

Tekan Kebocoran, Pajak Pasir Lumajang Kini Dibayar Langsung Lewat Bank

5 Februari 2026 - 14:32 WIB

Fisik Oplah Selesai, Sarana Penyedot Air Tak Ada, Program Belum Bisa Dimanfaatkan

5 Februari 2026 - 13:46 WIB

Petani Bangsalsari Ungkap Program Oplah Tak Tepat Sasaran, Kebutuhan Air Belum Terjawab

5 Februari 2026 - 13:40 WIB

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Trending di Daerah