Pemkab Lumajang Targetkan CCTV Terpasang di Seluruh Dusun
Pemerintah Kabupaten Lumajang mempercepat pemasangan kamera pengawas atau CCTV di seluruh dusun. Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem keamanan wilayah berbasis teknologi.
Pemerintah daerah menilai pemasangan CCTV bukan sekadar penambahan fasilitas pengawasan. Sistem tersebut juga menjadi upaya membangun keamanan lingkungan yang lebih preventif dan terintegrasi.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan percepatan pemasangan CCTV menjadi prioritas pemerintah daerah untuk memperkuat keamanan masyarakat.
“Saya minta minggu depan seluruh dusun sudah terpasang CCTV. Tadi juga saya perintahkan agar pencairan dana dusun dipercepat,” ujar Bunda Indah di Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (8/5/2026) malam.
Kabupaten Lumajang memiliki 825 dusun yang tersebar di 198 desa dan 21 kecamatan. Pemerintah daerah mengalokasikan dana dusun sebesar Rp50 juta per dusun untuk mendukung penguatan keamanan lingkungan.
CCTV Dinilai Tingkatkan Pengawasan dan Rasa Aman
Menurut Bunda Indah, keberadaan CCTV dapat membantu meningkatkan efektivitas pemantauan wilayah. Kamera pengawas juga dinilai mempermudah aparat keamanan dalam melakukan penelusuran jika terjadi gangguan kamtibmas.
Selain itu, pemasangan CCTV diharapkan mampu membangun rasa aman kolektif di tengah masyarakat.
“Keamanan masyarakat harus dibangun dengan langkah yang nyata dan terukur. Kehadiran CCTV diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga memastikan akan memberikan pendampingan apabila terdapat kendala teknis di lapangan. Pendampingan tersebut mencakup jaringan internet dan fasilitas penunjang lainnya agar sistem pengawasan berjalan optimal.
“Apabila ada kendala terkait wifi maupun jaringan lainnya, pemerintah kabupaten akan melakukan pengawalan dan pendampingan,” tambahnya.
Keamanan Berbasis Teknologi Diperkuat Hingga Tingkat Dusun
Percepatan pemasangan CCTV menjadi bagian dari penguatan sistem keamanan daerah yang dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat.
Langkah tersebut menunjukkan perubahan pendekatan keamanan yang kini memadukan partisipasi masyarakat dengan dukungan teknologi.
Dengan pengawasan yang semakin terintegrasi hingga tingkat dusun, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap pencegahan gangguan keamanan dapat dilakukan lebih cepat. Pemerintah juga ingin menciptakan lingkungan yang lebih tertib, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.
Tinggalkan Balasan