PAD Ditingkatkan Lewat Tambang Pasir, Bukan Pajak - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 20 Okt 2025 17:24 WIB ·

PAD Ditingkatkan Lewat Tambang Pasir, Bukan Pajak


 PAD Ditingkatkan Lewat Tambang Pasir, Bukan Pajak Perbesar

Lumajang, – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa langkah efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah daerah tidak akan berujung pada kenaikan pajak bagi masyarakat.

Hal ini disampaikannya sebagai respons atas pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat yang mencapai Rp 266 miliar.

Baca juga: Kemensos Umumkan BLT Kesra Cair, Tapi di Lumajang Belum Terlihat Tanda-tanda Penyaluran

“Efisiensi anggaran itu penting, tapi saya tidak ingin kemudian solusinya membebani rakyat melalui pajak. Kita akan cari jalan lain untuk menutup kekurangan ini,” katanya, Senin (20/10/2025).

Salah satu strategi yang diprioritaskan adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor-sektor potensial, khususnya pertambangan pasir.

Baca juga:Semburan Air Berbau Gas di Rungkut Surabaya, PGN Tutup Aliran dan Investigasi

Menurutnya, sektor ini memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik tanpa harus membebani masyarakat secara langsung.

“Tambang pasir sedang kita maksimalkan. Ini sektor yang bisa mendongkrak PAD tanpa menambah beban bagi warga,” jelasnya.

Sejak awal masa kepemimpinannya, Ia telah melakukan penataan terhadap tata kelola tambang pasir di Lumajang.

Selain itu, Pemkab Lumajang telah mengajukan permohonan tambahan dana melalui skema insentif fiskal dari pemerintah pusat. Menurut Indah, berbagai syarat administratif dan indikator kinerja yang dibutuhkan telah dipenuhi oleh Kabupaten Lumajang.

“Penurunan stunting, kinerja pemerintah daerah yang baik, dan opini WTP dari BPK sudah kita capai. Kami berharap dana insentif fiskal bisa segera diturunkan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir

21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Lumajang Patroli Cek Pemasangan CCTV dan PJU di Sukodono

20 Mei 2026 - 01:13 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Biting, Penanganan Dimulai Awal Juni

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Bupati Lumajang Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Pemerintahan, Inspektorat Disebut Jadi Pisau Pengawasan

18 Mei 2026 - 12:52 WIB

Mengantar hingga Ujung Jalan, Keluarga Jemaah Haji Lumajang Lepas

17 Mei 2026 - 03:56 WIB

Jemaah Haji Risiko Tinggi asal Lumajang Diberangkatkan dengan Pendampingan Khusus

16 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Daerah