Optimalisasi Zakat Lumajang untuk Kesejahteraan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 7 Jul 2025 09:18 WIB ·

Pemkab Lumajang Dorong Optimalisasi Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Masyarakat


 Pemkab Lumajang Dorong Optimalisasi Zakat sebagai Instrumen Pemberdayaan Masyarakat Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong penguatan sistem zakat sebagai strategi perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui sinergi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk mengoptimalkan potensi zakat daerah.

Ajakan ini ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Santunan 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa di Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu (5/7/2025). Dalam kesempatan itu, Bunda Indah menyoroti capaian pengumpulan zakat infak dan sedekah (ZIS) hingga Mei 2025 yang baru mencapai Rp2,6 miliar dari 7.156 muzakki, masih jauh dari target Rp5–6 miliar di akhir tahun.

“Zakat bukan hanya ibadah personal, tapi bagian dari strategi negara dalam menanggulangi kemiskinan dan mewujudkan keadilan sosial. Karena itu, kami dorong ASN dan PPPK, termasuk 631 PPPK baru, agar berkontribusi lebih aktif,” ujar Bunda Indah.

Ia menegaskan bahwa penguatan zakat merupakan bagian dari transformasi sistem sosial. Humas Pemkab Lumajang turut menggarisbawahi pentingnya membangun narasi zakat sebagai kekuatan kolektif dalam mengatasi ketimpangan sosial dan ekonomi.

Lebih lanjut, kolaborasi antara BAZNAS dan birokrasi mencerminkan pelayanan publik berbasis nilai keagamaan dan kemanusiaan. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, Pemkab berharap zakat dapat meningkatkan kepercayaan publik dan memperluas cakupan penerima manfaat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga dhuafa.

“Upaya ini bukan simbolisasi. Kita ingin zakat benar-benar menjadi solusi konkret dalam sistem pelayanan sosial yang berkeadilan dan responsif,” tegas Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah