Penantian Dua Dekade Warga Kedungjajang Terbayar, Jalan Rusak Kini Mulus - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 28 Des 2025 15:27 WIB ·

Penantian Dua Dekade Warga Kedungjajang Terbayar, Jalan Rusak Kini Mulus


 Penantian Dua Dekade Warga Kedungjajang Terbayar, Jalan Rusak Kini Mulus Perbesar

Lumajang, – Penantian panjang warga Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, akhirnya berbuah manis. Jalan yang selama puluhan tahun mengalami kerusakan parah dan membuat warga harus ekstra hati-hati saat melintas, bahkan kerap disebut boken-coken oleh masyarakat setempat, kini telah direhabilitasi dan berubah menjadi mulus.

Selama lebih dari dua dekade, akses jalan di Desa Krasak nyaris tak pernah tersentuh pembangunan. Jalan sepanjang 900 meter tersebut menjadi salah satu keluhan utama warga karena kondisinya yang rusak, berlubang, dan licin saat musim hujan.

Kondisi serupa juga dirasakan masyarakat Desa Curah Petung, terutama pada ruas Curah Petung, Grobokan yang merupakan akses jalan kabupaten.

Rehabilitasi jalan ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur Pemerintah Kabupaten Lumajang pada tahun ini. Di Kecamatan Kedungjajang, terdapat empat ruas jalan yang mendapat sentuhan pembangunan, terdiri dari satu jalan desa di Desa Krasak dan tiga ruas jalan kabupaten yang berada di wilayah sekitarnya.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan bahwa pembangunan jalan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus dipenuhi, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Ia menegaskan bahwa tujuan utama pemerintah daerah bersama Wakil Bupati adalah menghadirkan kebahagiaan dan manfaat nyata bagi warga.

“Saya dan Mas Wabup hanya ingin satu saja, menyenangkan masyarakat. Tapi memang anggaran sangat terbatas, sehingga pembangunan harus dilakukan secara bertahap dan tidak bisa panjang-panjang,” kata Indah, Minggu (28/12/2025).

Meski demikian, ia memastikan proyek rehabilitasi jalan yang direncanakan tahun ini telah terselesaikan. Hingga saat ini, Pemkab Lumajang telah merehabilitasi sebanyak 18 ruas jalan di berbagai wilayah kabupaten.

Namun tantangan ke depan semakin besar. Pemerintah daerah harus bersiap menghadapi pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat yang mencapai Rp266 miliar pada tahun anggaran mendatang. Kondisi ini membuat pembangunan infrastruktur harus direncanakan dengan lebih cermat dan bertahap.

“Dengan adanya pemangkasan anggaran, ya kita harus pelan-pelan. Tidak bisa sekaligus semuanya,” ujarnya.

Kondisi jalan di Desa Krasak sebelum direhabilitasi memang cukup memprihatinkan. Selain tidak pernah dibangun selama sekitar 25 tahun, kerusakan jalan juga diperparah oleh kondisi tanah dan aliran air di sekitar wilayah tersebut, seperti kawasan Kalisemut dan Bulu Kubung. Akibatnya, jalan kerap tergenang dan cepat rusak, menyulitkan aktivitas warga.

Tak hanya di Desa Krasak, rehabilitasi juga dilakukan di Desa Curah Petung, termasuk ruas Curah Petung, Grobokan sepanjang 2.425 meter yang merupakan akses jalan kabupaten.

Selain itu, pembangunan jalan juga mencakup wilayah Desa Kebonan dan jalan tembusan Desa Kebonan yang menjadi jalur penghubung penting antarpermukiman.

Secara keseluruhan, panjang jalan yang telah dibangun dan direhabilitasi di wilayah tersebut mencapai sekitar 2.300 meter. Kini, jalan-jalan tersebut sudah dalam kondisi baik, tidak lagi bergelombang, dan lebih aman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Perubahan kondisi jalan ini disambut antusias oleh masyarakat. Banyak warga mengungkapkan rasa syukur dengan menggelar selamatan sederhana sebagai bentuk terima kasih atas pembangunan yang telah lama dinantikan. Momen tersebut bahkan kerap diabadikan dan diunggah ke media sosial.

“Sekarang malah sering lihat setelah dibangun langsung selamatan, terus masuk TikTok,” tuturnya.

Dengan rampungnya rehabilitasi jalan di Desa Krasak, Curah Petung, dan wilayah Kedungjajang lainnya, ia berharap akses transportasi masyarakat menjadi semakin lancar. Jalan yang layak diharapkan mampu menunjang aktivitas ekonomi, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses warga ke layanan pendidikan, kesehatan, dan perdagangan.

“Jalannya sekarang sudah bagus dan tidak berjamping. Mudah-mudahan dengan selesainya pembangunan jalan ini, perputaran ekonomi masyarakat bisa meningkat dan kesejahteraan warga semakin baik,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah