Program Keluarga Harapan Lumajang untuk Keluarga - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 5 Sep 2025 14:26 WIB ·

PKH Jadi Jembatan Kemandirian, Bunda Indah Ajak KPM Bangkit dari Ketergantungan


 PKH Jadi Jembatan Kemandirian, Bunda Indah Ajak KPM Bangkit dari Ketergantungan Perbesar

Lumajang – Program Keluarga Harapan (PKH) hadir bukan hanya sebagai bantuan sosial. Program ini menjadi jembatan bagi keluarga kurang mampu untuk bangkit dan mandiri. Pesan itu disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), saat menghadiri Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) di Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro, Selasa (2/9/2025).

Acara ini bagian dari agenda Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu). Bunda Indah bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) hadir langsung menyemangati Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH.

Dalam sambutannya, Bunda Indah memuji seorang KPM yang berani mundur dari PKH karena usahanya berhasil.

“Ada seorang ibu di Candipuro yang memilih mundur setelah membuka warung gorengan. Kini ia bisa berdiri sendiri. Inilah bukti bahwa PKH adalah jembatan menuju kemandirian,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa bantuan hanya menjadi langkah awal, bukan tujuan akhir.

“Saya berharap banyak KPM lain bisa mengikuti jejak itu. Dengan usaha dan ketekunan, insyaallah jalan rezeki akan terbuka,” tambahnya.

Mas Yudha menegaskan ukuran keberhasilan PKH bukan banyaknya penerima, melainkan jumlah keluarga yang berhasil mandiri.

“PKH harus kita maknai sebagai pintu menuju kesejahteraan. Mereka yang sehat dan berada di usia produktif wajib berusaha. Teladan KPM yang mandiri membuktikan program ini bisa mengubah hidup,” tegasnya.

Program P2K2 memberi bekal keterampilan ekonomi keluarga, pola asuh, dan motivasi usaha. Harapannya, setiap keluarga bisa bertransformasi dari penerima manfaat menjadi keluarga berdaya yang menggerakkan ekonomi daerah.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Lumajang menegaskan bahwa PKH bukan hanya intervensi jangka pendek, tetapi juga investasi sosial jangka panjang. Program ini ditujukan untuk melahirkan keluarga tangguh, usaha kecil yang tumbuh, dan masyarakat yang saling menguatkan.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah