Lumajang, – Tradisi Sedekah Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, berlangsung meriah di kawasan Bukit Jenggolo.
Warga berkumpul untuk mengikuti rangkaian tradisi sekaligus menikmati berbagai kesenian tradisional yang ditampilkan dalam Jenggolo Tape Fest 2026.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah pembagian hasil bumi yang langsung menjadi rebutan warga. Selain itu, pemerintah desa juga menyediakan sekitar 5.000 porsi tape ketan gratis untuk masyarakat.
Kepala Desa Wonokerto, Tupin, mengatakan Sedekah Desa merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas berbagai hasil yang diperoleh sekaligus momentum untuk berbagi dengan sesama.
“Sedekah desa ini untuk tasyakur. Masyarakat Wonokerto bersedekah dengan menghadirkan sanak saudara, memberikan hidangan dan apa pun yang bisa diberikan kepada saudara dan keluarga,” kata Tupin.
Tahun ini, Sedekah Desa Wonokerto dikemas dengan konsep Cinggolo Tape Fest 2026. Tape ketan dipilih sebagai salah satu hidangan khas yang dibagikan kepada masyarakat.
Menurut Tupin, masyarakat tidak hanya dapat menikmati tape ketan di lokasi, tetapi juga membawanya pulang sebagai bentuk berkah atau sedekah.
“Jadi boleh silakan dibawa pulang sebagai bentuk berkat, kalau kata orang Wonokerto bawa pulang berkat,” ujarnya.
Tinggalkan Balasan