Siskamling Lumajang untuk Keamanan dan Kebersamaan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 9 Mei 2026 20:29 WIB ·

Siskamling Kembali Dikuatkan, Bupati Lumajang Bangun Ketahanan Sosial dari Desa


 Siskamling Kembali Dikuatkan, Bupati Lumajang Bangun Ketahanan Sosial dari Desa Perbesar

Pemkab Lumajang Aktifkan Kembali Siskamling

Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan atau siskamling di tingkat dusun dan desa.

Langkah tersebut tidak hanya bertujuan menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menghidupkan kembali budaya gotong royong dan kepedulian sosial antarwarga.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan keamanan lingkungan akan lebih kuat ketika masyarakat memiliki rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga wilayahnya.

Karena itu, pemerintah daerah mulai mengarahkan dana dusun untuk mendukung penguatan siskamling. Pemerintah juga menyiapkan bentuk penghargaan bagi anggota Linmas yang aktif menjaga keamanan lingkungan.

“Dana dusun dipastikan untuk menumbuhkan kembali dan mengaktifkan siskamling. Salah satunya dengan memberikan bentuk penghargaan kepada Linmas agar semangat menjaga lingkungan tetap tumbuh di masyarakat,” ujar Bunda Indah, Jumat malam (9/5/2026).

Siskamling Dinilai Perkuat Solidaritas Warga

Menurut Bunda Indah, ronda malam bukan sekadar kegiatan menjaga keamanan. Siskamling juga menjadi ruang sosial yang mampu mempererat hubungan antarwarga.

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, ruang kebersamaan seperti siskamling dinilai penting untuk menjaga solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

“Yang ingin kita bangun bukan hanya keamanan wilayah, tetapi juga rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga,” katanya.

Ia menilai masyarakat yang saling mengenal dan peduli terhadap lingkungan akan membentuk ketahanan sosial secara alami.

Ronda Malam Jadi Langkah Preventif Keamanan

Penguatan siskamling juga menjadi langkah preventif yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam menjaga stabilitas lingkungan.

Melalui ronda malam dan komunikasi antarwarga, masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat hubungan sosial.

Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap penguatan budaya siskamling dapat menjadi bagian dari pembangunan sosial yang partisipatif dan berkelanjutan.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa keamanan lingkungan tidak hanya dibangun melalui pengawasan, tetapi juga lewat gotong royong dan rasa saling menjaga di tengah masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Lumajang Siapkan Penataan Kabel Internet, Alun-Alun hingga Jalan PB Sudirman Jadi Prioritas

18 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Tak Ada Asap dan Titik Api, BPBD Lumajang Tetap Waspadai Karhutla di TNBTS

18 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Bendera Diturunkan, Pesan untuk Generasi Muda Lumajang Justru Digaungkan Mas Yudha

18 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Bukan Sekadar Merayakan Kemerdekaan, Bunda Indah Ajak Warga Lumajang Bergerak dan Mengabdi

18 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Saat Sirine Berbunyi, Lumajang Berhenti Sejenak: Mengingat Perjuangan di Detik 10.17

18 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Bukan Sekadar Upacara, Bunda Indah Titip Pesan Penting untuk Warga Lumajang di HUT ke-81 RI

18 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Trending di Daerah