Siswi SMP di Surabaya Dikeroyok Lebih dari Lima Teman Sebaya, Kasus Viral - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Kriminal · 2 Feb 2026 09:36 WIB ·

Siswi SMP di Surabaya Dikeroyok Lebih dari Lima Teman Sebaya, Kasus Viral


 Siswi SMP di Surabaya Dikeroyok Lebih dari Lima Teman Sebaya, Kasus Viral Perbesar

Surabaya, – Aksi perundungan disertai kekerasan terhadap seorang siswi SMP di Surabaya viral di media sosial. Dalam video yang beredar, korban tampak dikeroyok oleh lebih dari lima remaja perempuan yang merupakan teman sebayanya.

Berdasarkan rekaman video tersebut, para pelaku terlihat melakukan perundungan secara bergantian, mulai dari menoyor kepala, menampar, hingga memukul bagian wajah korban. Aksi itu terjadi di kawasan Kelurahan Kapasari, Surabaya, pada 30 Desember 2025.

Korban diketahui berinisial CP (13), siswi kelas I SMP. Sementara terduga pelaku masing-masing berinisial SL (13), DA (12), CPR (13), SPE (14), IR (14), GA (13), dan PR (13).

Usai kejadian, korban melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian pada 1 Januari 2026. Laporan tercatat dengan nomor TBL-B/01/I/2026/SPKT/POLSEK SIMOKERTO. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penanganan aparat penegak hukum.

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) juga telah memberikan pendampingan kepada korban sejak awal Januari.

“Itu kejadiannya tanggal 30 Desember. Kami sudah melakukan pendampingan mulai 5 Januari. Proses hukumnya juga sudah berjalan dan kami terus berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya,” ujar Kepala DP3APPKB Surabaya, Ida Widayati, Senin (2/2/2026).

Terkait motif perundungan, Ida menyebut permasalahan yang melatarbelakangi kejadian tersebut tergolong sepele. Hal itu diketahui dari hasil pendalaman keterangan korban maupun para terduga pelaku.

“Kalau digali, ternyata masalahnya rebutan pacar,” ungkap Ida.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Isu Sabung Ayam di Lempeni Viral, Polisi Pastikan Lokasi Hanya Kandang Ternak

1 Februari 2026 - 09:49 WIB

Pelanggaran Berat ASN Lumajang, Diberhentikan Sementara karena Selundupkan Narkoba ke Lapas

30 Januari 2026 - 11:24 WIB

Oknum Tenaga Kesehatan Puskesmas Selundupkan Pil Koplo ke Lapas Lumajang

27 Januari 2026 - 20:37 WIB

Dua Warga Grati Diciduk Polisi, Sabu 45,76 Gram Diamankan di Lokasi

25 Januari 2026 - 11:11 WIB

Dikejar Selama Bertahun-tahun, Terpidana Korupsi Dana Hibah Jombang Akhirnya Dibekuk Kejagung

25 Januari 2026 - 11:01 WIB

Kapolrestabes Surabaya Peringatkan Oknum Polisi, Minta Uang Korban, Diganti 10 Kali Lipat

21 Januari 2026 - 14:20 WIB

Trending di Kriminal