Tanggul Sungai Menjangan Jebol, Banjir Rendam 300 KK di Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Daerah · 15 Mei 2026 08:59 WIB ·

Tanggul Sungai Menjangan Jebol, Banjir Rendam 300 KK di Lumajang


 Tanggul Sungai Menjangan Jebol, Banjir Rendam 300 KK di Lumajang Perbesar

Lumajang, – BPBD Kabupaten Lumajang menyebut banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Sukodono pada Jumat (15/5/2026), dipicu jebolnya tanggul Sungai Menjangan di Desa Kutorenon.

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Gucialit, Senduro, dan Pasrujambe sejak Kamis malam.

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Isnugroho mengatakan hujan berintensitas sedang hingga deras mulai terjadi sejak Kamis, 14 Mei 2026, sekitar pukul 19.00 WIB di Desa Ranupane, Kecamatan Senduro, Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, dan wilayah sekitarnya.

“Pada pukul 23.30 WIB hujan deras masih terjadi di Desa Pakel Kecamatan Gucialit,” kata Isnugroho dalam laporan tertulis, Jumat.

Menurut dia, hujan dengan durasi panjang menyebabkan debit air meningkat drastis. Kondisi diperparah setelah tanggul Sungai Menjangan di Desa Kutorenon dilaporkan jebol.

“Genangan kali ini lebih besar dibanding kejadian sebelumnya,” ujarnya.

BPBD mencatat Dam Kedungsangku mulai mengalami kenaikan debit sekitar pukul 00.30 WIB dengan ketinggian limpasan mencapai 200 sentimeter. Sepuluh menit kemudian, tinggi limpasan meningkat menjadi 300 sentimeter dan air mulai meluber ke permukiman warga.

Sekitar pukul 01.30 WIB, air mulai memasuki rumah warga di Gang Kemiri, Dusun Biting I, Desa Kutorenon, dengan ketinggian mencapai 120 sentimeter.

Sejumlah titik terdampak banjir antara lain Jalan Musi Dusun Sekarputih RT 01 RW 01 Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter.

Kemudian Dusun Biting I Gang Kemiri RT 04 RW 08 Desa Kutorenon dengan tinggi genangan 50 hingga 120 sentimeter, serta Dusun Krajan II RT 04 RW 05 Desa Kutorenon dengan ketinggian air 10 hingga 100 sentimeter.

“Di Dusun Biting RW 08, 09, dan 10 terdapat sekitar 300 kepala keluarga yang rumahnya tergenang,” pungkasjya.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Hadiah Umroh Antar Desa Purwosono Raih Predikat Lunas PBB Sembilan Tahun Berturut-turut

29 Juni 2026 - 16:05 WIB

Tak Berhenti di Panggung, Pemkab Lumajang Tutup Segoro Topeng dengan Aksi Bersih Pantai

28 Juni 2026 - 22:21 WIB

Kelangkaan Solar Subsidi di Lumajang Berdampak pada Aktivitas Angkutan Pasir

26 Juni 2026 - 11:47 WIB

Ojol dan PKL Jadi Prioritas, Pemkab Lumajang Biayai BPJS Ketenagakerjaan bagi 9.000 Buruh Rentan

26 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bupati Lumajang Tegur Kepala OPD yang Keluhkan Anggaran: Tak Siap, Bisa Diganti

25 Juni 2026 - 12:03 WIB

Trending di Daerah