Tempursari Lumajang: Keindahan Alam Tersembunyi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 19 Mei 2025 13:51 WIB ·

Tempursari Lumajang: Amazon dari Timur Jawa yang Masih Perawan


 Tempursari Lumajang: Amazon dari Timur Jawa yang Masih Perawan Perbesar

Lumajang – Di bagian selatan Kabupaten Lumajang, tersembunyi sebuah kawasan yang disebut sebagai Amazon dari Timur Jawa. Kawasan ini terletak di Kecamatan Tempursari dan menawarkan panorama luar biasa: sungai jernih, pepohonan tropis yang rimbun, dan suasana sunyi yang jauh dari bising kota.

Ketika menyusuri aliran sungainya, pengunjung akan melewati lorong hijau alami dari pepohonan yang saling bertaut. Cahaya matahari menyusup di sela daun dan memantul di air, menciptakan kesan sinematik yang sulit dilupakan.

Perpaduan Petualangan dan Kedamaian

Selain memberikan ketenangan, Tempursari juga menyuguhkan nuansa petualangan. Beberapa jalur air memungkinkan pengunjung naik perahu kecil menyusuri sungai. Arusnya yang tenang menjadikan aktivitas ini cocok untuk semua usia.

Sesekali, burung elang tampak terbang melintasi langit, memberikan kesan eksotis dan alami. Muhammad Luqman, konten kreator asal Lumajang, bahkan menyebut kawasan ini sebagai “surganya footage alami.” Menurutnya, hampir seluruh sudut Tempursari sudah seperti adegan film dokumenter tanpa perlu diedit.

Harmoni Warga dan Alam

Keasrian alam ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat lokal. Warga Tempursari menjaga lingkungannya seperti menjaga rumah sendiri. Mereka percaya bahwa sungai, laut, dan hutan adalah warisan leluhur yang harus terus dirawat demi anak cucu kelak.

Sore hari di Tempursari menghadirkan langit yang dramatis. Gradasi senja—oranye, merah muda, hingga ungu—berpadu indah dengan bayangan pepohonan yang jatuh di permukaan air. Ketika malam tiba, ribuan bintang muncul karena rendahnya polusi cahaya.

Tempat untuk Hadir dan Merasa Utuh

Berwisata ke Tempursari bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual. Di sini, sinyal telepon nyaris tak ada, tetapi itulah justru kelebihannya. Pengunjung benar-benar hadir dan terhubung dengan alam.

Pulang dari sini, setiap orang membawa satu hal yang sama: kerinduan untuk kembali. Karena Tempursari tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyentuh jiwa.

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

29 Persen Jalan Tertangani, Lumajang Terus Percepat Perbaikan Infrastruktur

30 September 2026 - 07:32 WIB

110 Ruas Masuk Kategori Rusak Berat, Pemkab Lumajang Prioritaskan Tempeh-Gesang

30 September 2026 - 07:30 WIB

110 Ruas Jalan di Lumajang Rusak Berat, Total Panjang Jalan Kabupaten Capai 1.090 Kilometer

29 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Daerah