BGN Hentikan Sementara Operasional Enam SPPG di Lumajang, Distribusi MBG Ikut Terhenti - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 30 Mei 2026 16:40 WIB ·

BGN Hentikan Sementara Operasional Enam SPPG di Lumajang, Distribusi MBG Ikut Terhenti


 BGN Hentikan Sementara Operasional Enam SPPG di Lumajang, Distribusi MBG Ikut Terhenti Perbesar

Lumajang, – Temuan ulat dalam menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Madurejo 2 masih menyisakan pertanyaan.

Kini, Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lumajang setelah evaluasi menemukan persoalan pada instalasi pengolahan air limbah (IPAL) milik sejumlah mitra pengelola dapur.

Koordinator SPPG Badan Gizi Nasional di Kabupaten Lumajang, Dela Ayu Faradhika, mengatakan penghentian operasional enam SPPG tersebut dilakukan karena fasilitas IPAL yang dimiliki sejumlah mitra belum memenuhi standar yang ditetapkan.

“Enam SPPG tersebut ditutup sementara karena IPAL yang belum sesuai standar. Penutupan sementara akan dicabut setelah mitra SPPG memenuhi dan memperbaiki IPAL sesuai ketentuan,” kata Dela saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Dela, selama penghentian operasional berlangsung, distribusi Program Makan Bergizi Gratis kepada siswa dan penerima manfaat lainnya juga dihentikan.

“Untuk sementara tidak ada distribusi MBG untuk siswa atau penerima manfaat,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai kasus MBG yang sempat viral karena ditemukan ulat dalam menu makanan siswa di Lumajang, Dela membenarkan kejadian tersebut.
“Betul, Mas,” katanya singkat.

Penutupan sementara enam SPPG itu disebut merupakan hasil evaluasi Badan Gizi Nasional yang mengacu pada petunjuk teknis tata kelola penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2026.

Evaluasi dilakukan secara berjenjang melalui kepala SPPG tingkat provinsi, kabupaten hingga wilayah.

Ketua Satgas MBG Lumajang, Agus Triyono, mengatakan dirinya tidak mengetahui secara rinci dasar keputusan penghentian operasional enam SPPG tersebut. Menurut dia, keputusan itu merupakan hasil evaluasi internal Badan Gizi Nasional.

“Mohon maaf saya tidak mengetahui hal itu. Itu murni hasil evaluasi BGN secara berjenjang melalui Kepala SPPG, koordinasi kecamatan, kabupaten dan wilayah. Silakan konfirmasi ke BGN,” kata Agus.

Meski demikian, Agus menduga persoalan tata kelola limbah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil evaluasi tersebut.

“Dugaan saya kemungkinan karena tata kelola limbah yang belum sesuai ketentuan. Ada sebagian mitra pengelola dapur yang mengabaikan rekomendasi dari tim Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan DPKP terkait persyaratan SLHS,” jelasnya.

Ia mengatakan penghentian operasional enam SPPG itu akan berdampak langsung terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis karena seluruh pembiayaan program berasal dari Badan Gizi Nasional.

“Ya jelas berdampak. Kecuali kalau mereka pemilik dapur tetap memasak meskipun tidak mendapat anggaran dari BGN. Anggarannya kan dari BGN, jika yang punya anggaran menghentikan ya sah-sah saja,” tuturnya.

Sebelumnya, video temuan ulat dalam menu Program Makan Bergizi Gratis di SD Negeri Madurejo 2, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, seekor ulat terlihat merayap pada potongan ayam yang hendak disantap seorang siswa pada Kamis, 7 Mei 2026.

Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah