150 Buruh Pabrik Rokok di Kunir Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 31 Agu 2026 15:18 WIB ·

150 Buruh Pabrik Rokok di Kunir Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu


 150 Buruh Pabrik Rokok di Kunir Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu Perbesar

Lumajang, – Sebanyak 150 buruh pabrik rokok PT Tiara Cemerlang Abadi di Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) 2026.

Masing-masing buruh menerima bantuan sebesar Rp600 ribu. Dengan jumlah penerima tersebut, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp90 juta.

Bantuan diserahkan langsung Bupati Lumajang Indah Amperawati di lingkungan PT Tiara Cemerlang Abadi, Kamis, 13 Agustus 2026.

Penerima bantuan terdiri atas buruh yang terlibat dalam proses produksi maupun pekerja nonproduksi.

Indah mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah kepada pekerja yang menjadi bagian dari aktivitas industri hasil tembakau di Kabupaten Lumajang.

“Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap manfaatnya bisa dirasakan secara nyata oleh keluarga para buruh,” katanya, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi rumah tangga, menjaga daya beli, membantu memenuhi kebutuhan pokok, sekaligus mendukung produktivitas dan motivasi kerja para buruh.

Indah meminta penerima menggunakan bantuan secara bijak sesuai kebutuhan keluarga.
Ia mengatakan buruh industri hasil tembakau tidak hanya menjadi penerima manfaat program, tetapi juga memiliki peran dalam menggerakkan perekonomian daerah melalui pekerjaan yang mereka jalankan.

Karena itu, pemerintah daerah memberikan dukungan sosial kepada kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program DBHCHT, termasuk pekerja di industri hasil tembakau.
Namun, Indah mengingatkan bahwa bantuan tunai bukan satu-satunya jalan untuk menyelesaikan persoalan ekonomi masyarakat.

“Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi kami berharap dapat menjadi bukti bahwa pemerintah hadir, peduli, dan berusaha berjalan bersama masyarakat,” kata dia.

Ia berharap dukungan tersebut dapat berjalan beriringan dengan berbagai upaya lain untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

“Harapan kami tentu tidak berhenti sampai pada penyaluran bantuan hari ini. Kami berharap ke depan kesejahteraan para pekerja dan keluarganya semakin meningkat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Lumajang Dibuka, Pendaftar Wajib Lolos Verifikasi Lapangan

10 September 2026 - 08:02 WIB

Truk ODOL Angkut Triplek Berbahaya, Dishub Akui Tak Sesuai Kapasitas, Polisi: Bisa Ditilang

9 September 2026 - 10:09 WIB

Jember Kekurangan Pertalite, Warganya Beralih ke Lumajang: Stok 252 Kiloliter

9 September 2026 - 08:49 WIB

Antrean BBM Mengular, Sopir Lumajang Kehilangan Rit Pengiriman hingga Ojol Batalkan Order

8 September 2026 - 14:48 WIB

Warga Tempuh 17 Km Cari Pertalite, Pertamina Ungkap Distribusi Terganggu Macet Ketapang

8 September 2026 - 11:07 WIB

Tiga SPBU Kosong, Warga Tempuh 17 Kilometer untuk Cari Pertalite di Lumajang

8 September 2026 - 10:17 WIB

Trending di Daerah