Regulasi DPRD Disorot, Anggota Dewan Tersangka Masih Terima Hak Keuangan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Politik · 30 Jan 2026 08:47 WIB ·

Regulasi DPRD Disorot, Anggota Dewan Tersangka Masih Terima Hak Keuangan


 Regulasi DPRD Disorot, Anggota Dewan Tersangka Masih Terima Hak Keuangan Perbesar

Jember, – Penahanan Wakil Ketua DPRD Jember, Dedy Dwi Setiawan, dalam dugaan kasus korupsi anggaran Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Sosraperda) senilai Rp 5,6 miliar, menyoroti regulasi terkait hak keuangan anggota dewan yang berstatus terdakwa.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD, Pasal 112 ayat (6) dan (7), pemberhentian sementara berlaku bagi anggota DPRD yang ditetapkan sebagai terdakwa pidana umum atau khusus dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara.

Meskipun demikian, mereka tetap berhak menerima beberapa jenis hak keuangan, seperti uang presentasi, tunjangan keluarga, tunjangan beras, dan pemeliharaan kesehatan, namun tidak berhak mengikuti kunjungan kerja, pendampingan komisi, bimbingan teknis, maupun perjalanan dinas daerah.

Sekretaris DPD NasDem Jember, Drs. Bambang Hariyanto, menyerahkan pertanyaan terkait penerimaan honorarium Dedy kepada pihak DPRD, namun menyebut bahwa aturan yang berlaku masih memperbolehkan hak keuangan tersebut selama belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Pernyataan ini menuai kritik dari internal partai. M. Mursid, Pengurus DPC NasDem Sumbersari, menilai hal tersebut tidak tepat secara etika.

“Jika ditahan tapi masih terima gaji, itu namanya makan gaji buta. Kami konfirmasi ke dewan, katanya regulasi memang begitu. Belum ada aturan yang meng-cut honor bagi anggota dewan bermasalah sebelum putusan pengadilan tetap,” katanya, Junat (30/1/2026).

Kasus yang menjerat Dedy Dwi Setiawan saat ini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Jember. Dedy sebelumnya telah menjabat Wakil Ketua DPRD Jember dua periode.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kursi Wakil Ketua DPRD Jember Kosong, NasDem Kirim Usulan ke DPP

30 Januari 2026 - 08:34 WIB

Imbas Kasus Korupsi Rp 5,6 M, Pimpinan DPRD Jember Tinggal Tiga Orang

30 Januari 2026 - 08:19 WIB

Janji Perlindungan Pekerja Migran Dipertanyakan, Raperda Tak Masuk Agenda Prioritas 2026

28 Januari 2026 - 19:29 WIB

Surabaya Targetkan 2.400 Rumah Rutilahu Rampung pada 2026

23 Januari 2026 - 16:54 WIB

Gugatan Wakil Bupati ke Bupati Jember Picu Isu Retaknya Koalisi Pasca Pilkada

23 Januari 2026 - 13:30 WIB

Konflik Kepemimpinan Jember Kian Memanas, Warga Ikut Terseret Gugatan Balik

20 Januari 2026 - 07:02 WIB

Trending di Politik