Langgar Larangan Live Medsos, ASN Lumajang Terancam Sanksi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 30 Jan 2026 18:58 WIB ·

Langgar Larangan Live Medsos, ASN Lumajang Terancam Sanksi


 Langgar Larangan Live Medsos, ASN Lumajang Terancam Sanksi Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melanggar larangan melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat jam kerja. Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 800.1.6.2/3/427.72/2026 yang ditetapkan pada 29 Januari 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang, Agus Triyono, menyampaikan bahwa kebijakan ini tidak hanya bersifat imbauan, tetapi memiliki konsekuensi hukum dan disiplin yang jelas.

ASN yang tetap melakukan live media sosial pada jam dinas, atau melanggar ketentuan etika yang melekat dalam surat edaran, akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Penegakan aturan ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan memastikan disiplin menjadi budaya kerja ASN, bukan sekadar slogan,” kata dia, Jumat (30/1/2026).

Kata dia, disiplin ASN merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik. Aktivitas live media sosial saat jam kerja, lanjut dia, berpotensi menggeser fokus pelayanan.

“Serta menurunkan produktivitas, serta mencederai kewibawaan institusi pemerintahan di mata masyarakat,” jelasnya.

Selain larangan live saat jam dinas, surat edaran tersebut juga menekankan pentingnya etika ASN di ruang digital. “ASN harus tetap menjaga sikap, ucapan, dan perilaku, baik di dalam maupun di luar kedinasan, karena setiap konten yang ditampilkan di media sosial dapat dengan cepat membentuk opini publik,” ucapnya.

Untuk memastikan kebijakan berjalan efektif, Pemkab Lumajang juga memperkuat peran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam melakukan pembinaan dan pengawasan secara berjenjang.

“Pengawasan ini diharapkan mampu mencegah pelanggaran sejak dini melalui pendekatan edukatif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah