Puluhan Rumah Rusak dan Dapur Ambruk, Banjir Bandang Terjang Jember - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 3 Feb 2026 15:39 WIB ·

Puluhan Rumah Rusak dan Dapur Ambruk, Banjir Bandang Terjang Jember


 Puluhan Rumah Rusak dan Dapur Ambruk, Banjir Bandang Terjang Jember Perbesar

Jember, – Banjir bandang melanda Kecamatan Panti dan Rambipuji, Kabupaten Jember, pada Senin (2/2/2026) malam, merusak puluhan rumah warga dan menghanyutkan satu orang. Dampak paling parah terlihat pada dapur rumah warga yang ambruk diterjang arus deras.

Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, menjelaskan banjir bermula dari hujan deras sejak pukul 14.00 WIB di wilayah hulu Sungai Badean. Debit air meningkat drastis hingga pukul 19.40 WIB, meluap ke pemukiman dan membawa material lumpur, potongan bambu, serta kayu.

“Arus sangat deras, langsung menggerus dapur warga di bantaran sungai dan menghanyutkan salah satu warga Desa Pakis,” ujar Edi, Selasa (3/2/2026).

Korban hanyut adalah Wahid, mantan Sekdes Pakis, yang hingga kini masih dicari oleh Tim SAR gabungan.
Dampak kerusakan rumah tersebar di dua titik utama, yakni, Kecamatan Panti, 30 rumah terdampak, dengan sisa lumpur setinggi 20 cm. Sebagian rumah mengalami kerusakan parah pada bagian belakang, terutama dapur yang ambruk diterjang arus.

Sedangkan, Kecamatan Rambipuji, dua rumah terendam lumpur setinggi 40 cm, sementara akses sungai terhambat oleh robohnya rumpun bambu (barongan).

Sejak malam kejadian, puluhan warga telah dievakuasi ke lokasi lebih aman. BPBD Jember bersama warga setempat melakukan gotong royong membersihkan rumah dan membuka akses jalan yang tertutup lumpur. “Dinas Sosial membuka dapur umum, sementara Dinas Kesehatan memantau kondisi fisik para pengungsi,” tuturnya.

Edi menekankan, fokus utama saat ini adalah pencarian korban hanyut dan pemulihan akses warga. “Tim SAR dikerahkan penuh untuk menemukan Pak Wahid. Semua pihak diharap tetap waspada karena banjir bandang membawa material berat dan arus sangat deras,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah