Polisi Sebut Kades Lumajang Gunakan Sabu untuk Konsumsi Pribadi, Direhabilitasi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Kriminal · 14 Apr 2026 11:36 WIB ·

Polisi Sebut Kades Lumajang Gunakan Sabu untuk Konsumsi Pribadi, Direhabilitasi


 Polisi Sebut Kades Lumajang Gunakan Sabu untuk Konsumsi Pribadi, Direhabilitasi Perbesar

Lumajang, – Polda Jawa Timur menyatakan oknum kepala desa di Kabupaten Lumajang yang ditangkap dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu hanya menggunakan barang haram tersebut untuk konsumsi pribadi.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Jules Abraham Abast, mengatakan hasil pemeriksaan dan gelar perkara menunjukkan bahwa yang bersangkutan dikategorikan sebagai penyalahguna narkotika untuk diri sendiri.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara, keduanya dikategorikan sebagai penyalahguna narkotika untuk diri sendiri,” kata Jules, Selasa, (14/4/2026).

Ia menjelaskan, penanganan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Lumajang.

Dari informasi itu, petugas kemudian melakukan pendalaman hingga mengamankan dua orang terduga pelaku.

Keduanya masing-masing berinisial S (61) dan B (46), warga Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang. Dari hasil pemeriksaan, polisi juga menemukan alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu yang dipakai secara bersama.

Selain itu, hasil tes urine menunjukkan kedua terduga positif mengandung zat narkotika.

Jules menegaskan, setelah dilakukan asesmen terpadu bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, keduanya direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi medis.

“Rekomendasi dari Tim Asesmen Terpadu adalah rehabilitasi rawat inap di Pusat Rehabilitasi Nawasena,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan rehabilitasi dipilih untuk memutus ketergantungan narkotika dan memulihkan kondisi penyalahguna, bukan semata-mata penegakan hukum pidana.

“Pendekatan rehabilitasi merupakan langkah penting untuk memutus rantai ketergantungan,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Lumajang: ASN yang Terbukti Memainkan Pajak Pasir Ditindak, Bukan Dipindah

30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Tes Urine 11 Orang Negatif, Polisi Temukan Lima Klip Diduga Sabu di Karaoke Lumajang

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dua Sapi Raib dari Kandang, Rasa Aman Peternak Lumajang Jadi Taruhan

15 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Lumajang Terbongkar

12 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tuntutan CSR dan Lahan Plasma Berujung Blokade Jalan, 2 Orang Diamankan Polisi

7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Trending di Kriminal