Pemkab Lumajang Tambah Pengawasan di Ruas Jalan Jatiroto Pascapencurian dengan Kekerasan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Kriminal · 9 Mei 2026 02:45 WIB ·

Pemkab Lumajang Tambah Pengawasan di Ruas Jalan Jatiroto Pascapencurian dengan Kekerasan


 Pemkab Lumajang Tambah Pengawasan di Ruas Jalan Jatiroto Pascapencurian dengan Kekerasan Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang menambah pengawasan di sejumlah titik ruas jalan wilayah Jatiroto menyusul kasus pencurian dengan kekerasan atau begal yang terjadi beberapa waktu lalu.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan penguatan pengamanan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor mulai dari aparat kepolisian, TNI hingga pemerintah desa.

“Saya tentu bersama Mas Wabup sudah memerintahkan di jajaran kami untuk terus berkoordinasi dengan Kapolsek dan Danramil. Termasuk kepala desa dengan Bapak Babinsa dan Bapak Bhabinkamtibmas untuk tetap menjaga keamanan,” katanya, Jumat (8/5/2026) malam.

Ia tegaskan keamanan masyarakat menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Karena itu, komunikasi dengan kepolisian terus dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Saya juga mulai tadi pagi sudah berkoordinasi dengan Pak Kapolres dan jajarannya untuk bisa memenuhi tentunya harapan dari seluruh masyarakat bahwa keamanan adalah hal yang utama,” tuturnya.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan pemerintah daerah bergerak cepat merespons keresahan masyarakat setelah terjadinya aksi begal.

“Ini memang sikap responsif terhadap masukan dari beberapa warga kita yang melihat satu hari, satu kejadian kemarin itu secara langsung,” kata Alex.

Menurut dia, pelaku pencurian dengan kekerasan memanfaatkan sejumlah titik jalan yang minim pengawasan dan penerangan atau blank spot.

“Memang kejadian pencurian dengan kekerasan yang banyak kita istilahkan begal terakhir itu mereka memanfaatkan ruang-ruang blank spot sehingga mungkin perlu adanya tindakan lanjut,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah mulai melakukan intervensi di sejumlah titik rawan di ruas jalan Jatiroto.

“Tadi juga kami mendengar dari Pak Kadishub di ruas jalan di Jatiroto itu sudah diintervensi sekitar 13 titik dan akan terus bertambah untuk dijadikan sebagai langkah upaya antisipatif terhadap kejadian-kejadian,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Isu Hakim PN Lumajang Diduga Konsumsi Narkoba Mencuat, Ketua PN Gelar Rapat Internal

18 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Dugaan Penipuan Motor Modus Sales Dealer, Polisi Lumajang Lacak Pelaku hingga Surabaya

18 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Cemburu Diduga Jadi Pemicu, Istri di Lumajang Bacok Alat Vital Suami Saat Tidur

14 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Warga Lumajang Klaim Rugi Rp200 Juta dalam Dugaan Penipuan Jual Beli Motor

13 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Tak Semua Penghuni Lapas Lumajang Dapat Remisi, 191 Warga Binaan Belum Diusulkan

12 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Polisi Sita Uang Palsu Rp10 Miliar dari Tiga Terduga Pencuri Rp1 Miliar

11 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Trending di Kriminal