Banjir Lumajang, 15 Sapi Dievakuasi, 60 Hektar Lahan Pertanian Terdampak - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 15 Mei 2026 14:10 WIB ·

Banjir Lumajang, 15 Sapi Dievakuasi, 60 Hektar Lahan Pertanian Terdampak


 Banjir Lumajang, 15 Sapi Dievakuasi, 60 Hektar Lahan Pertanian Terdampak Perbesar

Lumajang, – Banjir yang melanda Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, menyebabkan kerugian pada sektor peternakan dan pertanian warga.

Selain merendam ratusan rumah, banjir akibat luapan Sungai Menjangan itu memaksa warga mengevakuasi ternak dan mengancam hasil panen petani.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang dr Rofiah mengatakan sebanyak 15 ekor sapi milik warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman setelah kandang ternak terendam banjir.

“Dampak banjir Kutorenon untuk ternak 15 ekor sapi sudah diungsikan dan saat ini sudah berada di tempat aman,” kata Rofiah melalui sambungan telepon pada Jumat (15/5/2026).

Ketua Perkumpulan Petani Pangan Nasional Jawa Timur Iskak Subagio menyebut sedikitnya 60 hektar lahan pertanian terdampak banjir.

Dari total lahan tersebut, sekitar 20 hektar merupakan sawah yang ditanami padi. Sementara sisanya ditanami tebu dan jagung.

“Perkiraan luas dampak sekitar 60 hektar, 20 hektar itu tanaman padi,” katanya.

Ia menjelaskan, tanaman padi dan tebu yang terendam banjir sebagian besar sudah memasuki masa panen. Kondisi itu membuat petani terancam mengalami gagal panen dan kerugian ekonomi.

Adapun tanaman jagung yang masih berada pada fase vegetatif berisiko mengalami busuk batang apabila kembali terendam banjir.

“Kalau yang jagung masih masa vegetatif, tapi kalau terendam banjir lagi risikonya akan mengalami busuk batang,” jelasnya.

Sebelumnya, banjir yang terjadi pada Jumat dini hari itu merendam sekitar 300 rumah warga di Desa Kutorenon. Empat warga juga sempat dilarikan ke Puskesmas Sukodono karena mengalami kedinginan akibat banjir.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rp4,2 Miliar Dianggarkan, Iuran BPJS Ketenagakerjaan di 26 Desa Lumajang Menunggak

21 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Semarak HUT RI di Tunjung Lumajang, Warga Jalan Sehat dan UMKM Ikut Kecipratan

20 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Agus Setiawan dan Ratih Damayanti Ajak Warga Jalan Santai, Doorprize Sepeda Listrik Menanti

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Truk Sound Horeg Terbakar Saat Karnaval di Lumajang, Peserta Tetap Lanjut

20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Perbaikan 27 Ambulans Desa Lumajang Habiskan Rp884,9 Juta, 9 Unit Masih Diperbaiki

19 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Bukan Sekadar Adu Strategi! Kejurkab Catur Lumajang Jadi Jalan Lahirnya Bibit Atlet Muda

19 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Trending di Daerah