Banjir Lumajang Rendam Permukiman, Warga Evakuasi Sapi ke Tempat Aman - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 15 Mei 2026 11:51 WIB ·

Banjir Lumajang Rendam Permukiman, Warga Evakuasi Sapi ke Tempat Aman


 Banjir Lumajang Rendam Permukiman, Warga Evakuasi Sapi ke Tempat Aman Perbesar

Lumajang, – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga berdampak pada kandang ternak milik penduduk.

Di Dusun Biting I, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, warga terpaksa mengevakuasi sapi mereka ke lokasi yang lebih aman, termasuk ke pinggir jalan.

Kalaksa BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, menyampaikan bahwa banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Senduro, Gucialit, dan sekitarnya sejak Kamis malam.

“Pada hari Kamis, 14 Mei 2026 pukul 19.00 WIB hujan intensitas sedang hingga deras terjadi di Desa Ranupane Kecamatan Senduro, Desa Pakel Kecamatan Gucialit dan sekitarnya,” katanya, Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi masih berlangsung hingga malam hari. Pada pukul 00.30 WIB, Dam Kedungsangku dilaporkan mengalami kenaikan debit dengan ketinggian limpasan mencapai 200 sentimeter, yang kemudian meningkat menjadi 300 sentimeter pada pukul 00.40 WIB hingga meluber ke permukiman warga.

“Pukul 00.40 WIB ketinggian limpasan Dam Kedungsangku mencapai 300 sentimeter dan meluber ke permukiman warga,” kata dia.

Sekitar pukul 01.30 WIB, air mulai memasuki rumah warga di Gang Kemiri, Dusun Biting I, Desa Kutorenon, dengan ketinggian mencapai 120 sentimeter.

Selain itu, genangan juga terjadi di Dusun Krajan II RT 04 RW 05 dengan ketinggian 10 hingga 100 sentimeter, serta di Jalan Musi Dusun Sekarputih yang sempat merendam sejumlah halaman rumah warga.

Dampak paling luas terjadi di Dusun Biting RW 08, 09, dan 10, dengan sekitar 300 kepala keluarga terdampak banjir.

“Di Dusun Biting RW 08, 09, dan 10 terdapat sekitar 300 kepala keluarga yang rumahnya terendam dan kandang sapi warga terendam,” ulasnya.

Kondisi tersebut membuat warga melakukan evakuasi mandiri terhadap ternak mereka. Sejumlah sapi dipindahkan ke pinggir jalan, sementara sebagian warga membuat kandang darurat karena kandang utama sudah terendam air.

“Kita evakuasi sapinya, kandangnya kena banjir,” kata Tono, warga setempat.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dispendukcapil Lumajang Tetap Layani Rekam dan Perubahan KTP Saat Libur

15 Mei 2026 - 15:05 WIB

Banjir Lumajang, 15 Sapi Dievakuasi, 60 Hektar Lahan Pertanian Terdampak

15 Mei 2026 - 14:10 WIB

Tanggul Sungai Menjangan Jebol, Banjir Rendam 300 KK di Lumajang

15 Mei 2026 - 08:59 WIB

Dibangunkan Tetangga Tengah Malam, Warga Sukodono Kaget Rumah Sudah Kebanjiran

15 Mei 2026 - 07:20 WIB

BK DPRD Jember Tunggu Laporan Resmi Dugaan Pelanggaran Etik Anggota Dewan

13 Mei 2026 - 14:50 WIB

Kisah Duka di Pantai Dampar: Sulianto Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Dilaporkan Hilang

13 Mei 2026 - 10:31 WIB

Trending di Daerah