Lumajang, – Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lumajang memastikan calon jemaah haji dengan kondisi kesehatan khusus tetap dapat diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Para jemaah tersebut akan mendapat pendampingan selama menjalankan ibadah haji.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lumajang, Umar Hasan, mengatakan mayoritas jemaah telah memenuhi syarat kesehatan untuk berangkat. Namun, terdapat beberapa jemaah dengan kondisi tertentu yang memerlukan pengawasan khusus.
“Bagi yang normal sudah aman. Kalau ada yang bermasalah tetapi masih bisa diberangkatkan, maka dilakukan pendampingan,” kata Umar, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Umar, pendampingan dilakukan dalam tiga bentuk, yakni pendampingan oleh petugas atau keluarga, penggunaan alat kesehatan, serta dukungan obat-obatan sesuai kebutuhan jemaah.
Ia menuturkan skema tersebut diterapkan agar para jemaah tetap dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman selama berada di Arab Saudi.
Selain memastikan kesiapan kesehatan jemaah, Kementerian Haji dan Umrah Lumajang juga menyatakan seluruh dokumen perjalanan telah rampung, termasuk proses penerbitan visa.
Tahun ini, Kabupaten Lumajang memberangkatkan sebanyak 1.258 jemaah haji yang terbagi dalam empat kelompok terbang, yakni kloter 98 hingga kloter 101.
Pemberangkatan jemaah dilakukan dari Pendopo Arya Wiraraja Lumajang menuju Surabaya menggunakan sekitar 15 unit bus. Setelah dilepas, iring-iringan bus sempat diputar mengelilingi Alun-alun Lumajang sebelum melanjutkan perjalanan.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan pemberangkatan tahap pertama berlangsung lancar dan tahap berikutnya dijadwalkan pada dini hari.
“Insyaallah pemberangkatan kedua dilakukan besok pukul 02.00 WIB,” kata dia.
Tinggalkan Balasan