Dapur MBG Diklaim Dijual Rp350 Juta, Pemilik Bantah Pernah Beri Mandat - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Kriminal · 22 Agu 2026 12:55 WIB ·

Dapur MBG Diklaim Dijual Rp350 Juta, Pemilik Bantah Pernah Beri Mandat


 Dapur MBG Diklaim Dijual Rp350 Juta, Pemilik Bantah Pernah Beri Mandat Perbesar

Lumajang, – Pelapor dugaan penipuan dan penggelapan yang dikaitkan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lumajang, Canda Ayu Pitara, mengungkap awal mula perkara yang dilaporkannya ke Polres Lumajang.

Canda mengatakan perkara tersebut bermula ketika NS menawarkan sebuah dapur MBG kepadanya.

Ia mengaku telah membayar Rp350 juta kepada NS setelah mendapatkan informasi bahwa dapur tersebut merupakan milik NS.

Namun, setelah pembayaran dilakukan, Canda mengaku status kepemilikan dapur tidak kunjung berubah. Kondisi itu membuatnya mencari tahu mengenai pemilik sebenarnya.

“Ceritanya begini, NS ini menjual MBG Dr. Noer Aisyah Barlian saya. Ternyata setelah saya bayar ke NS sebesar Rp350 juta, sistemnya tidak dirubah,” kata Canda, Sabtu (22/8/2026).

Menurutnya, dirinya kemudian mempertanyakan mengapa NS tidak segera mengubah data kepemilikan dapur tersebut.

Ia kemudian mencoba menelusuri informasi melalui portal terkait program MBG dengan memasukkan nomor telepon yang tercantum.

“Setelah saya ketik nomor telepon di portalnya itu, kok nomer itu kok nomernya Bu Berlian, dan saya kenal sama beliau,” katanya.

Canda kemudian menghubungi Noer Aisyah Barlian untuk mengonfirmasi status dapur tersebut. Dari komunikasi itu, Canda mengaku mendapatkan informasi bahwa dapur tersebut tidak pernah diperjualbelikan.

Menurut Canda, Noer Aisyah kemudian membuat surat pernyataan yang menyebut dirinya tidak pernah memperjualbelikan dapur tersebut dan tidak pernah memberikan mandat kepada NS untuk menjualnya.

“Setelah saya konfirmasi, ternyata tidak dijual. Akhirnya Bu Berlian membuat surat pernyataan tidak memperjualbelikan dapur, tidak pernah menyuruh NS untuk menjual,” jelasnya.

Canda menyebut, kondisi tersebut menjadi bagian dari dasar laporannya terhadap NS. Ia mengatakan NS sebelumnya memberikan surat kerja sama kepadanya dan meminta pembayaran dengan mengaku sebagai pemilik dapur.

“Dan itulah proses penipuan NS, karena Samsi ngasih surat kerja sama ke saya dan nyuruh saya bayar karena dia mengaku pemilik dapur,” ujar Canda.

Sementara itu, Ketua Yayasan Khamulyan Berkah Nusantara, Dr. Noer Aisyah Barlian, menegaskan bahwa NS bukan merupakan representasi yayasan.

Noer Aisyah mengatakan dirinya hanya pernah bertemu dengan NS satu kali dan tidak mengetahui keterlibatannya dalam persoalan yang kini mencuat.

“Saya hanya pernah bertemu sekali dengan yang namanya Nursamsi, dan saya tidak tahu-menahu soal dia. Saya tahunya malah setelah adanya berita ini,” kata dia.

Ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Canda Ayu Pitara. Menurut dia, tidak ada persoalan antara Canda dan pihak yayasan.

“Saya juga sudah berkomunikasi dengan Sdri. Canda, dan memang antara Canda dan yayasan sudah clear, tidak ada apa-apa. Ini murni merupakan sengketa antara Sdri. Canda dan Nursamsi,” jelasnya.

Noer Aisyah menyayangkan nama yayasan ikut dikaitkan dalam perkara tersebut. Ia berharap persoalan yang telah masuk ke jalur hukum dapat segera menemukan titik terang.

“Saya menyayangkan adanya pencatutan yayasan kami. Biarlah kasus ini dapat segera terselesaikan juga di jalur hukum,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Canda Ayu: BAP Saksi Kasus Dugaan Penipuan MBG Sudah Berjalan

22 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Makelar Motor Diduga Tipu 20 Orang di Lumajang, Ditangkap Saat Mau Kabur

20 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Kerugian Rp350 Juta, Kasus Dugaan Penipuan MBG Lumajang Masuk Tahap BAP

19 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Isu Hakim PN Lumajang Diduga Konsumsi Narkoba Mencuat, Ketua PN Gelar Rapat Internal

18 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Dugaan Penipuan Motor Modus Sales Dealer, Polisi Lumajang Lacak Pelaku hingga Surabaya

18 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Cemburu Diduga Jadi Pemicu, Istri di Lumajang Bacok Alat Vital Suami Saat Tidur

14 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Trending di Kriminal