Hari Menabung 2025: Anak-anak Lumajang Belajar Jadi Petualang Keuangan yang Cerdas - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 22 Agu 2025 17:45 WIB ·

Hari Menabung 2025: Anak-anak Lumajang Belajar Jadi Petualang Keuangan yang Cerdas


 Hari Menabung 2025: Anak-anak Lumajang Belajar Jadi Petualang Keuangan yang Cerdas Perbesar

Lumajang, – Suasana berbeda tampak di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Ratusan siswa dari berbagai sekolah berkumpul dalam semangat petualangan, bukan hanya untuk bermain di alam, tetapi untuk belajar menjadi petualang keuangan yang cerdas.

Mengusung tema Petualang Gemilang, Cerdas Menabung untuk Indonesia Emas dan Cemerlang, kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Menabung Nasional 2025, yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, bekerja sama dengan Bank Indonesia Wilayah Jember, BNI, serta Pemerintah Kabupaten Lumajang.

“Ini adalah salah satu edukasi penting soal literasi keuangan, bagaimana menanamkan kebiasaan menabung sejak dini pada anak-anak. Gerakan ini sangat bagus, karena menabung adalah fondasi kemandirian finansial,” ujar Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah, Jumat (22/8/25).

Baca juga: Meski Musim Kemarau, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Lumajang

Bunda Indah mengenang masa kecilnya, saat anak-anak merasa bangga bisa menabung di bank. Ia berharap, semangat itu bisa kembali ditumbuhkan di era digital sekarang.

“Dulu kami bangga bisa nabung meski bank masih sedikit. Sekarang fasilitas sudah banyak, ada ATM, mobile banking, dan tadi anak-anak dikasih kartu ATM bergambar lucu oleh BNI. Itu cara menarik minat mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala OJK Jember, Mohammad Movid, mengungkapkan bahwa literasi keuangan Indonesia saat ini masih tergolong Berdasarkan data, tingkat literasi hanya mencapai 60 persen, sementara inklusi sudah 80 persen.

Baca juga: Alun-alun Lumajang Ditutup 3 Bulan, CFD dan CFN Ditiadakan: Warga Diminta Pindah Lokasi Sementara

“Seharusnya literasi lebih tinggi. Kalau akses keuangan tinggi tapi tidak disertai pemahaman, anak-anak bisa terjerumus ke pinjaman online ilegal atau penggunaan paylater yang tidak tepat. Itu bahaya,” jelasnya.

Oleh karena itu, kegiatan edukasi seperti Hari Menabung ini penting untuk menanamkan kesadaran sejak dini, agar generasi muda bisa mengenali produk keuangan, membedakan mana yang sehat dan mana yang berisiko, serta memahami prinsip dasar seperti menabung sebelum belanja, bukan sebaliknya.

Dengan suasana yang santai dan penuh kreativitas di alam terbuka, siswa diajak memahami bahwa menabung bukan hal membosankan. Mereka menjadi petualang gemilang yang belajar merencanakan masa depan, menghargai nilai uang, serta memahami pentingnya kedisiplinan finansial.

Gerakan ini juga menjadi bagian dari kampanye nasional bertajuk Cerdas Menabung untuk Indonesia Emas dan Cemerlang (Cemerlang), yang mendorong literasi keuangan sebagai investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

“Kalau dari kecil sudah terbiasa menabung, nanti besar mereka bisa lebih siap menghadapi tantangan ekonomi. Dan kalau semua anak Indonesia melek finansial, maka bangsa ini akan lebih kuat secara ekonomi,” tutup Movid.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Trending di Daerah