NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Imbas Pernyataan Kontroversial Soal DPR - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Politik · 31 Agu 2025 12:20 WIB ·

NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Imbas Pernyataan Kontroversial Soal DPR


 NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Imbas Pernyataan Kontroversial Soal DPR Perbesar

Lensawarta.com, – DPP Partai NasDem resmi menonaktifkan dua anggotanya di DPR, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, per 1 September 2025. Keputusan ini diambil setelah keduanya membuat pernyataan yang dinilai menyinggung perasaan rakyat dan menyimpang dari perjuangan partai.

Penonaktifan ini diumumkan oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi F Taslim, dalam keterangan pers pada Minggu, (31/8/25).

Dalam pernyataannya, Hermawi menegaskan langkah tersebut diambil demi menjaga komitmen partai terhadap aspirasi masyarakat.

Baca juga: 2.608 Personel Diterjunkan Untuk Amankan Aksi Massa di Surabaya

“Bahwa dalam perjalanan mengemban aspirasi masyarakat, ternyata ada pernyataan dari wakil rakyat khususnya Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem yang telah menyinggung dan mencederai perasaan rakyat, dan hal tersebut merupakan penyimpangan terhadap perjuangan Partai NasDem,” katanya.

Baca juga: Penangkapan Pelaku Ilegal Logging di Lumajang Picu Ketegangan dengan Warga

Hermawi menambahkan, penonaktifan terhadap Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach berlaku efektif mulai Senin, 1 September 2025.

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach memang tengah menjadi sorotan tajam publik dalam sepekan terakhir. Keduanya menuai kritik usai memberikan pernyataan yang dianggap membela fasilitas mewah DPR, khususnya soal tunjangan perumahan.

Sahroni, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR, bahkan menyebut seruan publik untuk membubarkan DPR sebagai mental orang tolol. Pernyataan itu menuai kemarahan luas di media sosial dan publik.

Tak lama setelah itu, ia dimutasi ke Komisi I DPR. Sementara itu, Nafa Urbach dikritik setelah sebuah video dirinya yang menyuarakan dukungan terhadap tunjangan rumah bagi anggota DPR beredar luas.

Video tersebut dinilai tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat dan memperburuk citra DPR di tengah krisis kepercayaan publik.

Partai NasDem menegaskan bahwa mereka tetap berpihak pada suara rakyat dan akan mengambil tindakan terhadap setiap kader yang dianggap menyimpang dari nilai-nilai perjuangan partai.

“Aspirasi masyarakat harus menjadi acuan utama perjuangan Partai NasDem,” tegas Hermawi.

Dengan penonaktifan ini, posisi Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai perwakilan Fraksi NasDem di DPR dinyatakan tidak aktif sampai waktu yang belum ditentukan.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Regulasi DPRD Disorot, Anggota Dewan Tersangka Masih Terima Hak Keuangan

30 Januari 2026 - 08:47 WIB

Kursi Wakil Ketua DPRD Jember Kosong, NasDem Kirim Usulan ke DPP

30 Januari 2026 - 08:34 WIB

Imbas Kasus Korupsi Rp 5,6 M, Pimpinan DPRD Jember Tinggal Tiga Orang

30 Januari 2026 - 08:19 WIB

Janji Perlindungan Pekerja Migran Dipertanyakan, Raperda Tak Masuk Agenda Prioritas 2026

28 Januari 2026 - 19:29 WIB

Surabaya Targetkan 2.400 Rumah Rutilahu Rampung pada 2026

23 Januari 2026 - 16:54 WIB

Gugatan Wakil Bupati ke Bupati Jember Picu Isu Retaknya Koalisi Pasca Pilkada

23 Januari 2026 - 13:30 WIB

Trending di Politik