PKL Tetap Bisa Berjualan Selama Rehabilitasi Alun-Alun Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 7 Sep 2025 16:20 WIB ·

PKL Tetap Bisa Berjualan Selama Rehabilitasi Alun-Alun Lumajang


 PKL Tetap Bisa Berjualan Selama Rehabilitasi Alun-Alun Lumajang Perbesar

Lumajang, – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang menjamin bahwa pedagang kaki lima (PKL) tetap dapat menjalankan aktivitas usahanya selama proses rehabilitasi Alun-Alun Lumajang berlangsung.

Penutupan hanya akan dilakukan di zona inti pengerjaan, sementara area sekitar yang menjadi lokasi usaha PKL tetap dibuka.

Kepastian ini disampaikan oleh Sekretaris DLH Lumajang, Agus Rokhman Rozaq, saat dikonfirmasi pada Minggu (7/9/25).

Baca juga: Dugaan Korupsi Sosperda DPRD Jember Masuk Babak Baru, Tersangka Segera Diumumkan

Menurutnya, proyek rehabilitasi telah dirancang sedemikian rupa agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, terutama para PKL yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di kawasan alun-alun.

“PKL tidak perlu khawatir, mereka tetap bisa berjualan dan melayani masyarakat seperti biasa. Prinsip kami, pembangunan berjalan, ekonomi rakyat pun tetap hidup,” kata Agus.

Baca juga: Pembangunan Tol Probolinggo-Situbondo Barat Capai 80 Persen, Ditarget Rampung Awal 2026

Fokus pengerjaan mencakup perbaikan trotoar, penataan drainase, dan penambahan fasilitas ramah disabilitas seperti jalur tactile. Namun, seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu mobilitas warga dan kegiatan ekonomi.

Agus menegaskan, kawasan yang menjadi pusat aktivitas PKL tidak akan ditutup total. DLH juga berkomitmen menjaga kondisi lapangan agar tetap aman dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

“Kami ingin masyarakat tetap merasakan manfaat ekonomi dari keramaian alun-alun, meski sedang dalam proses penataan. Justru setelah selesai nanti, kawasan ini akan lebih tertata dan berpotensi meningkatkan daya tarik pengunjung,” tambahnya.

Kebijakan ini disambut baik oleh para PKL, yang sebelumnya sempat khawatir akan kehilangan pendapatan selama proyek berlangsung.

Dengan tetap dibukanya akses dan area berjualan, para pedagang kini merasa lebih tenang menjalankan usahanya sambil menantikan wajah baru alun-alun.

“Alhamdulillah kami tetap bisa jualan. Semoga setelah alun-alun jadi, pembeli makin ramai,” ujar Yuni, salah satu pedagang kopi dan makanan ringan di Alun-alun Lumajang.

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah