PKL Tetap Bisa Berjualan Selama Rehabilitasi Alun-Alun Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 7 Sep 2025 16:20 WIB ·

PKL Tetap Bisa Berjualan Selama Rehabilitasi Alun-Alun Lumajang


 PKL Tetap Bisa Berjualan Selama Rehabilitasi Alun-Alun Lumajang Perbesar

Lumajang, – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang menjamin bahwa pedagang kaki lima (PKL) tetap dapat menjalankan aktivitas usahanya selama proses rehabilitasi Alun-Alun Lumajang berlangsung.

Penutupan hanya akan dilakukan di zona inti pengerjaan, sementara area sekitar yang menjadi lokasi usaha PKL tetap dibuka.

Kepastian ini disampaikan oleh Sekretaris DLH Lumajang, Agus Rokhman Rozaq, saat dikonfirmasi pada Minggu (7/9/25).

Baca juga: Dugaan Korupsi Sosperda DPRD Jember Masuk Babak Baru, Tersangka Segera Diumumkan

Menurutnya, proyek rehabilitasi telah dirancang sedemikian rupa agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, terutama para PKL yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di kawasan alun-alun.

“PKL tidak perlu khawatir, mereka tetap bisa berjualan dan melayani masyarakat seperti biasa. Prinsip kami, pembangunan berjalan, ekonomi rakyat pun tetap hidup,” kata Agus.

Baca juga: Pembangunan Tol Probolinggo-Situbondo Barat Capai 80 Persen, Ditarget Rampung Awal 2026

Fokus pengerjaan mencakup perbaikan trotoar, penataan drainase, dan penambahan fasilitas ramah disabilitas seperti jalur tactile. Namun, seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu mobilitas warga dan kegiatan ekonomi.

Agus menegaskan, kawasan yang menjadi pusat aktivitas PKL tidak akan ditutup total. DLH juga berkomitmen menjaga kondisi lapangan agar tetap aman dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

“Kami ingin masyarakat tetap merasakan manfaat ekonomi dari keramaian alun-alun, meski sedang dalam proses penataan. Justru setelah selesai nanti, kawasan ini akan lebih tertata dan berpotensi meningkatkan daya tarik pengunjung,” tambahnya.

Kebijakan ini disambut baik oleh para PKL, yang sebelumnya sempat khawatir akan kehilangan pendapatan selama proyek berlangsung.

Dengan tetap dibukanya akses dan area berjualan, para pedagang kini merasa lebih tenang menjalankan usahanya sambil menantikan wajah baru alun-alun.

“Alhamdulillah kami tetap bisa jualan. Semoga setelah alun-alun jadi, pembeli makin ramai,” ujar Yuni, salah satu pedagang kopi dan makanan ringan di Alun-alun Lumajang.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Dorong Solusi Aset Tak Terpakai Lewat Raperda Baru

6 Mei 2026 - 10:39 WIB

Optimalisasi Aset Daerah, DPRD Lumajang Targetkan PAD Meningkat

6 Mei 2026 - 10:31 WIB

PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang

6 Mei 2026 - 09:07 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perda GAKI, 40 Desa Mandiri Garam Jadi Dasar Penguatan

6 Mei 2026 - 08:34 WIB

Ratih Damayanti, Dorong Kesadaran Lingkungan Berbasis Keagamaan

5 Mei 2026 - 21:01 WIB

Bupati Lumajang Dorong Peran Organisasi Keagamaan Perkuat Ekonomi dan Sosial Umat

5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Trending di Daerah