Bunda Indah: Jual lah Lumajang dari Sisi Baiknya - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 18 Okt 2025 15:57 WIB ·

Bunda Indah: Jual lah Lumajang dari Sisi Baiknya


 Bunda Indah: Jual lah Lumajang dari Sisi Baiknya Perbesar

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan pentingnya menampilkan sisi positif Kabupaten Lumajang dalam setiap pemberitaan. Pesan tersebut disampaikan saat membuka acara Peningkatan Kapasitas SDM Anggota PWI Lumajang 2025 di Tumpaksewu Bungalows Pronojiwo, Selasa (14/10/2025).

Menurutnya, wartawan memiliki peran strategis dalam membangun citra daerah dan membentuk persepsi publik. Karena itu, setiap informasi yang disampaikan sebaiknya menonjolkan prestasi, potensi, dan keunggulan Lumajang.

“Dalam memberitakan daerah kita, jangan hanya fokus pada masalah atau kekurangan. Jualah Lumajang dari sisi baiknya. Tampilkan prestasi, inovasi, dan keindahan daerah kita, sehingga masyarakat dan dunia tahu potensi Lumajang,” ujar Bunda Indah.

Berita Positif Bangkitkan Semangat dan Cinta Daerah

Bunda Indah menegaskan bahwa media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga pembentuk inspirasi dan semangat masyarakat. Menurutnya, pemberitaan yang positif dan konstruktif akan meningkatkan rasa bangga warga terhadap daerahnya sendiri.

“Setiap berita yang mengangkat kebaikan dan potensi daerah memiliki dampak ganda. Masyarakat menjadi termotivasi, investor tertarik, dan citra Lumajang di mata publik semakin baik,” tambahnya.

Wartawan Harus Adaptif dan Berintegritas di Era Digital

Selain menekankan pentingnya sisi positif pemberitaan, Bunda Indah juga menyoroti perlunya adaptasi wartawan terhadap perkembangan teknologi. Ia menegaskan, penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) harus berjalan seiring dengan etika jurnalistik, seperti independensi, akurasi, dan tanggung jawab sosial.

“Teknologi hanyalah alat. Yang terpenting adalah integritas dan profesionalisme. Wartawan harus mampu menyajikan informasi yang edukatif dan inspiratif tanpa kehilangan jati diri profesi,” tegasnya.

Sinergi Media dan Pemerintah untuk Bangun Citra Daerah

Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lumajang) yang juga memperoleh workshop praktik digital dan penerapan AI dalam produksi berita. Bunda Indah berharap, seluruh insan pers dapat mengintegrasikan kemampuan teknologi dengan nilai-nilai jurnalistik, sehingga setiap berita yang dihasilkan mampu menonjolkan sisi terbaik Lumajang.

“Dengan menekankan hal-hal positif, wartawan tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga ikut membangun semangat dan citra daerah. Inilah misi kita bersama,” pungkas Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ancaman Sanksi hingga Penutupan Usaha, DPRD Jember Tak Ingin THR Jadi Polemik Tahunan

1 Maret 2026 - 16:30 WIB

Token Rp200 Ribu Tak Terbeli, Pelayanan KK-KTP Lumpuh: ADD ke Mana?

1 Maret 2026 - 15:39 WIB

Kriminalisasi atau Ketidaktahuan Regulasi? PGRI Soroti Kasus Guru Honorer

28 Februari 2026 - 13:05 WIB

Di Balik Jerat Hukum MHH, Potret Getir Kesejahteraan Guru Honorer

28 Februari 2026 - 12:56 WIB

Sentuhan Kepedulian di Tengah Perjuangan Balita Penderita Jantung Bawaan

28 Februari 2026 - 12:45 WIB

Di Tengah Kritik, Bupati Lumajang Klaim Banyak Siswa Senang dengan Program MBG

27 Februari 2026 - 10:54 WIB

Trending di Daerah