Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Lestarikan Satwa, Rawat Enam Rusa Tutul dari Istana Bogor - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 24 Okt 2025 13:06 WIB ·

Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Lestarikan Satwa, Rawat Enam Rusa Tutul dari Istana Bogor


 Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Lestarikan Satwa, Rawat Enam Rusa Tutul dari Istana Bogor Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan satwa. Bentuk nyata komitmen itu terlihat dari upaya Pemkab merawat enam ekor rusa totol yang baru saja diterima dari Istana Kepresidenan Bogor.

Keenam rusa tersebut kini menghuni area Bumi Perkemahan Glagah Arum, Kecamatan Senduro, Lumajang. Lima ekor di antaranya berjenis kelamin betina, sementara satu ekor lainnya jantan. Satwa ini rencananya akan dikembangbiakkan dan menjadi bagian dari wisata edukasi konservasi bagi masyarakat.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mengatakan permintaan rusa tutul kepada Istana Bogor dilakukan sebagai langkah memperkuat fungsi kawasan wisata Glagah Arum sebagai sarana edukasi lingkungan sekaligus konservasi satwa.

Baca juga: Gotong Royong Ekonomi Rakyat, Strategi Koperasi Lumajang Hadapi Kendala Modal

“Kami berkomitmen untuk menjaga dan merawat rusa-rusa ini dengan sebaik-baiknya. Selain memperkuat edukasi lingkungan, kami berharap kehadiran rusa tutul ini menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam,” kata Yudha, Jumat (24/10/2025).

Meski sudah berada di Lumajang, Yudha menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih mengurus administrasi peralihan status kepemilikan. Selama proses tersebut berlangsung, enam rusa tutul dari Istana Bogor itu berstatus titipan sementara.

Baca juga: PD Semeru Bangkrut, Bupati Lumajang: Sementara Stagnan Hingga Anggaran Normal

“Sekarang masih diurus administrasinya, jadi statusnya sementara dititipkan,” jelasnya.

Menurut Yudha, keberadaan rusa tutul ini bukan sekadar menambah daya tarik wisata, tetapi juga menjadi media edukasi bagi masyarakat dan pelajar untuk mengenal lebih dekat pentingnya konservasi satwa dan ekosistem alam.

“Harapan kami, Bumi Perkemahan Glagah Arum menjadi laboratorium alam yang hidup. Anak-anak bisa belajar tentang satwa, keseimbangan ekosistem, dan pentingnya menjaga lingkungan secara langsung,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah