Curah Hujan Tinggi dan Pendangkalan Sungai, Bupati Lumajang Minta Warga Tetap Waspada - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 1 Nov 2025 09:49 WIB ·

Curah Hujan Tinggi dan Pendangkalan Sungai, Bupati Lumajang Minta Warga Tetap Waspada


 Curah Hujan Tinggi dan Pendangkalan Sungai, Bupati Lumajang Minta Warga Tetap Waspada Perbesar

Lumajang, – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengimbau warga agar tetap waspada menghadapi potensi banjir susulan di wilayah Kecamatan Jatiroto.

Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis malam (30/10/2025) mengakibatkan dua desa di kawasan tersebut, yakni Rojopolo dan Kaliboto Kidul, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter.

Sedikitnya 1.225 rumah warga terdampak akibat luapan air sungai yang melintas di wilayah itu. Banjir terparah terjadi di Desa Rojopolo dengan 1.185 rumah terendam, sementara di Desa Kaliboto Kidul sebanyak 40 rumah ikut terdampak.

Baca juga:Respons Cepat Bupati Lumajang, Kirim Air Bersih dan Nasi Bungkus untuk Korban Banjir

Genangan air merendam kawasan padat penduduk dan menyebabkan kerusakan pada perabotan rumah tangga serta barang berharga milik warga.

Bupati Indah menjelaskan, penyebab utama banjir disebabkan oleh pendangkalan sungai yang belum sepenuhnya dinormalisasi.

“Sebenarnya daerah ini sudah lima tahun tidak banjir. Namun karena ada pendangkalan sungai dan belum seluruh aliran dinormalisasi, akhirnya air meluap,” katanya, Sabtu (1/11/2025).

Baca juga:ASN dan SPBU yang Nakal Waspada! Bupati Lumajang Gunakan Media sebagai Alarm Publik

Menurut Indah, pemerintah daerah telah bekerja sama dengan Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur untuk melanjutkan program normalisasi sungai. Dari total kebutuhan sekitar 6,4 kilometer, baru sekitar 3,4 kilometer yang berhasil dikerjakan.

“Masih ada sekitar tiga kilometer yang perlu segera dinormalisasi. Kami sudah mengusulkan ke pihak provinsi agar bisa dituntaskan, karena sungai ini merupakan aset milik provinsi,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa air bersih dan makanan siap saji untuk warga terdampak.

“Air mineral untuk minum, air bersih untuk mandi, dan nasi bungkus sudah kami kirim karena warga belum bisa beraktivitas memasak,” tutur Indah.

Selain penanganan darurat, pihaknya juga mulai melakukan pembersihan sungai dari ganggang, sampah, dan batang kayu yang terbawa arus banjir. Alat berat telah dikerahkan untuk memperlancar aliran air agar tidak kembali meluap.

Indah mengingatkan, intensitas hujan di wilayah Lumajang masih cukup tinggi sehingga warga diminta tetap siaga terhadap kemungkinan banjir susulan. “Kami minta masyarakat tetap waspada, terutama yang tinggal di sekitar bantaran sungai. Sekarang hujan terus-menerus, jadi semua harus siap siaga,” katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kata Indah, juga merespons cepat dengan mengirimkan bantuan alat berat dan melakukan rehabilitasi sejumlah infrastruktur yang rusak.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Gubernur atas perhatian dan bantuan cepatnya. Lumajang ini memang termasuk kabupaten dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gelombang Rossby Berpotensi Picu Perubahan Cuaca Mendadak di Lumajang

28 Juli 2026 - 14:45 WIB

Karang Taruna Lumajang Diminta Tetap Bergerak Meski Tanpa Anggaran

28 Juli 2026 - 11:15 WIB

Pemkab Lumajang Perkuat Sosialisasi Ketentuan Cukai kepada Pelaku Usaha

24 Juli 2026 - 11:50 WIB

Pemkab Lumajang Dorong Pengelolaan DBHCHT Tepat Sasaran

24 Juli 2026 - 11:44 WIB

Lumajang Libatkan Petani Tembakau dan Pelaku Usaha dalam Sosialisasi DBHCHT

24 Juli 2026 - 11:31 WIB

Yudha Adji Kusuma Ajak Pelaku Usaha Dukung Kebijakan Cukai

24 Juli 2026 - 11:26 WIB

Trending di Daerah