Sekolah Aman dan Layak Lumajang untuk Anak - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 18 Agu 2026 12:52 WIB ·

Bukan Sekadar Renovasi, Sekolah Aman Jadi Kunci Masa Depan Anak Lumajang


 Bukan Sekadar Renovasi, Sekolah Aman Jadi Kunci Masa Depan Anak Lumajang Perbesar

Sekolah bukan sekadar tempat anak belajar. Di sanalah mereka tumbuh, membangun mimpi, dan mempersiapkan masa depan.

Karena itu, kondisi sekolah menjadi bagian penting dalam pembangunan pendidikan. Pemerintah perlu memastikan setiap anak belajar di ruang yang aman, bersih, dan layak.

Arah tersebut kembali mendapat perhatian dalam pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang di Gedung DPRD Lumajang, Jumat (14/8/2026).

Presiden Prabowo Soroti Sekolah Rusak

Rapat paripurna tersebut berlangsung dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Eko Adis Prayoga memimpin rapat tersebut. Agenda rapat mencakup penyampaian pidato Ketua DPR RI pada pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027.

Rapat juga menghadirkan pidato Presiden RI mengenai pengantar atau keterangan atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti Program Renovasi Sekolah Rusak.

Menurut Presiden, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk masa depan generasi penerus bangsa.

“Sekolah adalah tempat untuk membangun masa depan mereka,” ujar Presiden.

Presiden masih menemukan anak-anak yang belajar di ruang kelas dengan kondisi kurang memadai.

Sebagian ruang kelas mengalami atap bocor. Ada pula bangunan yang memiliki dinding rusak.

Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius. Pemerintah mendorong percepatan renovasi agar anak-anak dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan layak.

Renovasi Sekolah Dikebut hingga 2029

Pemerintah menargetkan program renovasi sekolah menjadi salah satu program perbaikan sekolah terbesar dalam sejarah Indonesia.

Pemerintah akan mempercepat renovasi pada 2027–2028. Pemerintah menargetkan seluruh proses selesai paling lambat pada 2029.

Target tersebut mencakup sekolah yang berada dalam kondisi baik, aman, bersih, dan layak untuk kegiatan belajar.

“Tidak boleh ada cerita lagi sekolah yang roboh, tidak boleh lagi ada cerita kelas rusak. Semua sekolah harus dalam kondisi baik, aman, bersih dan layak untuk belajar,” tegasnya.

Kebijakan tersebut memberi arah yang jelas bagi pembangunan sarana pendidikan.

Pemerintah daerah juga perlu memperhatikan kondisi sekolah di wilayah masing-masing. Perbaikan sarana harus berjalan bersama peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Dengan begitu, siswa tidak hanya memperoleh bangunan yang lebih baik. Mereka juga mendapatkan lingkungan belajar yang mendukung proses pendidikan.

Sekolah Layak, Investasi Masa Depan Anak

Bagi orang tua dan peserta didik, perbaikan sekolah memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar renovasi bangunan.

Ruang kelas yang aman dapat membuat siswa belajar dengan lebih tenang. Lingkungan yang bersih juga membantu menciptakan suasana belajar yang nyaman.

Guru pun membutuhkan ruang kerja yang layak agar dapat menjalankan tugas secara optimal.

Karena itu, sekolah aman dan layak Lumajang menjadi bagian penting dari upaya membangun pendidikan yang berkualitas.

Target penyelesaian hingga 2029 juga menunjukkan bahwa perbaikan sarana pendidikan membutuhkan proses berkelanjutan.

Sekolah yang membutuhkan penanganan dapat memperoleh perbaikan secara bertahap sesuai prioritas dan kondisi.

Pendidikan berkualitas membutuhkan lebih dari sekadar guru dan kurikulum.

Anak-anak juga membutuhkan ruang belajar yang aman, bersih, dan nyaman.

Memperbaiki sekolah berarti menyiapkan tempat yang lebih baik bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang.

Sebab, ketika kita memperbaiki sekolah hari ini, kita sedang membangun masa depan generasi Lumajang untuk bertahun-tahun ke depan.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak HUT RI di Tunjung Lumajang, Warga Jalan Sehat dan UMKM Ikut Kecipratan

20 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Agus Setiawan dan Ratih Damayanti Ajak Warga Jalan Santai, Doorprize Sepeda Listrik Menanti

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Truk Sound Horeg Terbakar Saat Karnaval di Lumajang, Peserta Tetap Lanjut

20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Perbaikan 27 Ambulans Desa Lumajang Habiskan Rp884,9 Juta, 9 Unit Masih Diperbaiki

19 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Bukan Sekadar Adu Strategi! Kejurkab Catur Lumajang Jadi Jalan Lahirnya Bibit Atlet Muda

19 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Tape Ketan Wonokerto Siap Mendunia? Jenggolo Tape Fest 2027 Didorong Lebih Besar

19 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Trending di Daerah