Partisipasi Masyarakat Lumajang untuk Keamanan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 22 Jun 2026 18:04 WIB ·

Bunda Indah Ajak Warga Aktif Jaga Ketertiban Lingkungan di Lumajang


 Bunda Indah Ajak Warga Aktif Jaga Ketertiban Lingkungan di Lumajang Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mengajak masyarakat ikut menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Langkah ini bertujuan menciptakan kehidupan sosial yang aman, tertib, harmonis, dan kondusif.

Pemerintah dan aparat penegak hukum tidak dapat menjaga lingkungan sendirian. Masyarakat perlu berperan langsung dalam mencegah potensi gangguan ketertiban melalui kepedulian, kepatuhan terhadap aturan, dan komunikasi yang baik dengan pemerintah.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan hal tersebut setelah pemerintah daerah bersama aparat kepolisian menggelar kegiatan pengawasan di sejumlah lokasi usaha di Kecamatan Sukodono, Minggu (14/6/2026) malam.

Ketertiban Lingkungan Butuh Peran Masyarakat

Bunda Indah menilai pemerintah daerah dan aparat penegak hukum membutuhkan dukungan warga dalam menjaga ketertiban lingkungan. Menurutnya, masyarakat perlu ikut menjaga suasana sosial agar tetap aman dan nyaman bagi semua pihak.

“Ketertiban dan keamanan lingkungan tidak bisa hanya dibangun oleh pemerintah. Dukungan dan kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang kondusif,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga lingkungan masing-masing. Warga dapat berkontribusi dengan menaati aturan, menjaga kepedulian sosial, dan memperhatikan kondisi di sekitar tempat tinggal maupun tempat usaha.

Keterlibatan warga akan memperkuat upaya pemerintah dalam menjaga ketertiban. Lingkungan yang tertib akan lebih mudah tercipta ketika masyarakat ikut bergerak dan tidak hanya menunggu tindakan dari pemerintah.

Kepedulian Warga Cegah Gangguan Sejak Dini

Bunda Indah menegaskan bahwa kepedulian masyarakat dapat mencegah berbagai potensi gangguan ketertiban sejak awal. Ketika warga peduli terhadap lingkungan, mereka dapat lebih cepat mengetahui kondisi yang berpotensi menimbulkan persoalan sosial.

“Ketika masyarakat peduli terhadap lingkungan sekitarnya, maka berbagai potensi gangguan ketertiban dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun daerah yang aman. Warga dapat menyampaikan informasi, masukan, maupun laporan terkait kondisi lingkungan melalui jalur yang tersedia.

Pemerintah Kabupaten Lumajang juga terus membuka ruang komunikasi agar masyarakat dapat ikut menjaga daerahnya. Dengan cara itu, pemerintah dan warga dapat menangani potensi persoalan secara lebih cepat dan tepat.

Gotong Royong Jadi Kekuatan Sosial Lumajang

Partisipasi masyarakat mencerminkan semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan sosial masyarakat Lumajang. Nilai tersebut perlu terus tumbuh agar kehidupan bersama tetap harmonis dan saling mendukung.

Bunda Indah menilai lingkungan yang kondusif membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat. Setiap pihak memiliki peran sesuai kapasitasnya dalam menjaga ketertiban umum.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap suasana sosial masyarakat semakin tertib dan aman. Lingkungan yang kondusif juga dapat mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan publik, serta kesejahteraan bersama.

Dengan memperkuat partisipasi masyarakat, Pemkab Lumajang ingin membangun kesadaran kolektif bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Kepedulian warga menjadi fondasi penting untuk menciptakan Lumajang yang lebih harmonis, nyaman, dan kondusif bagi semua.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

Trending di Daerah