Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat literasi keuangan sebagai strategi utama menjaga stabilitas ekonomi. Pemerintah ingin masyarakat tidak hanya menikmati pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu mengelola keuangan dengan aman.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa masyarakat harus memahami cara mengelola keuangan sejak sekarang. Ia melihat risiko finansial meningkat seiring pertumbuhan ekonomi.
“Literasi keuangan adalah kunci. Masyarakat harus memahami cara mengelola keuangan, mengenali risiko, dan menggunakan layanan keuangan dengan tepat,” ujarnya saat menerima kunjungan OJK Jember, Rabu (15/4/2026).
Ia menilai rendahnya literasi keuangan bisa memicu masalah baru. Masyarakat bisa terjebak pinjaman online ilegal atau mengelola keuangan secara tidak sehat.
Karena itu, pemerintah mendorong masyarakat agar lebih cermat dalam mengambil keputusan finansial. Kemampuan memilah informasi kini menjadi kebutuhan penting di era digital.
Bunda Indah juga menekankan pentingnya edukasi sejak dini. Ia meminta sekolah ikut membekali pelajar dengan pemahaman keuangan.
Generasi muda harus memahami risiko sejak awal. Mereka juga perlu membangun kebiasaan finansial yang sehat.
Kepala OJK Jember, Aris Budiman, mendukung langkah tersebut. Ia menyebut literasi keuangan sebagai kunci perlindungan masyarakat.
Ia juga mendorong penggunaan transaksi non tunai. Sistem ini dinilai lebih aman dan efisien.
“Pelajar harus paham agar tidak terjebak pinjaman ilegal. Masyarakat juga harus bisa membedakan layanan resmi dan ilegal,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat yang paham keuangan akan lebih siap menghadapi perubahan ekonomi. Mereka juga lebih bijak dalam menggunakan layanan keuangan.
Literasi keuangan juga berdampak langsung pada UMKM. Pelaku usaha bisa mengelola modal dengan lebih baik.
Mereka juga lebih mudah mengakses pembiayaan resmi dan mengembangkan usaha. Hal ini mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih sehat.
Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperluas edukasi keuangan bersama OJK. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembangunan ekonomi.
Dengan literasi yang kuat, Lumajang optimistis mampu menjaga stabilitas ekonomi. Masyarakat juga bisa merasakan manfaatnya secara aman dan berkelanjutan.
Tinggalkan Balasan