Langit Jawa Timur Menggugat: BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Pekan Depan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 15 Mei 2025 12:42 WIB ·

Langit Jawa Timur Menggugat: BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Pekan Depan


 Langit Jawa Timur Menggugat: BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Pekan Depan Perbesar

BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Lensa Warta — BMKG Stasiun Meteorologi Juanda memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang akan melanda Jawa Timur. Gangguan atmosfer diperkirakan terjadi pada 10–17 Mei 2025.

Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan, menjelaskan bahwa tiga sistem atmosfer besar sedang bergerak ke arah Jawa Timur. Ketiga sistem itu adalah gelombang Equatorial Rossby, gelombang Low, dan gelombang Kelvin. Ketiganya berpotensi mempercepat pembentukan awan Cumulonimbus secara agresif.

Bukan Hujan Biasa, Tapi Pertumbuhan Awan Ekstrem

BMKG menemukan pertumbuhan awan hujan yang sangat intens. Awan-awan ini terbentuk karena udara jenuh dan atmosfer yang tidak stabil dari bawah hingga atas.

“Ini bukan hujan biasa,” kata Taufiq. “Kami mendeteksi pertumbuhan Cumulonimbus yang didorong oleh kondisi atmosfer yang sangat labil.”

Wilayah Terdampak: 13 Daerah Berisiko Tinggi

Sebagian besar wilayah Jawa Timur saat ini telah memasuki musim kemarau. Namun, harapan cuaca cerah justru terganggu oleh ancaman badai. BMKG mencatat 13 wilayah dengan risiko tinggi terdampak:

  • Banyuwangi

  • Nganjuk

  • Jombang

  • Mojokerto

  • Pasuruan

  • Kota Batu

  • Malang

  • Bondowoso

  • Jember

  • Blitar

  • Kediri

  • Ponorogo

  • Lumajang

Waspadai Banjir Lahar Dingin di Sekitar Gunung Semeru

BMKG dan BPBD meminta warga Lumajang dan daerah sekitar Gunung Semeru untuk ekstra waspada. Hujan deras di lereng gunung dapat memicu banjir lahar dingin.

Material vulkanik bisa terbawa aliran sungai seperti Besuk Kobokan, Besuk Sat, dan Besuk Bang. Warga diminta menghindari aktivitas di sekitar sungai.

“Lahar dingin bisa datang tiba-tiba,” ujar petugas BPBD. “Segera evakuasi jika hujan deras mengguyur kawasan hulu.”

Dampak Cuaca Ekstrem: Banjir, Longsor, Hingga Pohon Tumbang

Ancaman tidak berhenti pada hujan. BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang, petir, dan puting beliung. Kondisi ini bisa menyebabkan:

  • Banjir bandang

  • Longsor

  • Jalan licin

  • Pohon tumbang

Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

Taufiq menegaskan pentingnya keselamatan warga. Ia meminta masyarakat untuk menunda perjalanan jika cuaca mulai memburuk. Ia juga menyarankan untuk terus mengikuti informasi resmi dari BMKG.

“Jangan memaksakan bepergian ke daerah rawan bencana,” pesannya. “Tetap tenang dan waspada.”

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak HUT RI di Tunjung Lumajang, Warga Jalan Sehat dan UMKM Ikut Kecipratan

20 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Agus Setiawan dan Ratih Damayanti Ajak Warga Jalan Santai, Doorprize Sepeda Listrik Menanti

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Truk Sound Horeg Terbakar Saat Karnaval di Lumajang, Peserta Tetap Lanjut

20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Perbaikan 27 Ambulans Desa Lumajang Habiskan Rp884,9 Juta, 9 Unit Masih Diperbaiki

19 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Bukan Sekadar Adu Strategi! Kejurkab Catur Lumajang Jadi Jalan Lahirnya Bibit Atlet Muda

19 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Tape Ketan Wonokerto Siap Mendunia? Jenggolo Tape Fest 2027 Didorong Lebih Besar

19 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Trending di Daerah