Lumajang, – Pasar Agro di Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, menjadi simbol harapan baru bagi penguatan sektor pertanian dan pelaku UMKM lokal.
Namun hingga kini, pasar tersebut belum diresmikan meski pembangunan fisiknya telah lama dinyatakan rampung.
Bangunan yang diharapkan menjadi pusat distribusi hasil pertanian dan sentra pemasaran produk UMKM itu masih belum beroperasi secara penuh.
Sejumlah warga menilai kondisi ini menimbulkan kesan kurang optimalnya perencanaan dan koordinasi antar pihak terkait.
Aini (33), warga Desa Senduro, mengaku masyarakat sudah lama menunggu kepastian operasional pasar tersebut. “Sudah lama selesai dibangun, tapi belum juga diresmikan. Banyak warga berharap segera dibuka supaya bisa dimanfaatkan,” katanya, Senin (2/3/2026).
Hal senada disampaikan Rohim, warga Desa Kandangtepus. Ia menilai Pasar Agro memiliki peran strategis dalam mendongkrak perekonomian petani dan pelaku usaha kecil di wilayah Senduro.
“Kalau dibiarkan seperti ini terus, sayang gedungnya. Harusnya segera difungsikan,” katanya.
Meski sebagian area seperti pasar pisang dan beberapa warung di dalamnya sudah mulai beroperasi, namun secara keseluruhan Pasar Agro belum difungsikan sepenuhnya. Bagian depan pasar bahkan masih terlihat tertutup.
“Ya, sudah dibuka, tapi itu yang dibelakang, di depan masih tertutup rapat pasar agronya,” jelasnya.
Tinggalkan Balasan