HUT ke-770 Lumajang Dimeriahkan Grebeg Gunungan dan Drama Kolosal Kerajaan Lamajang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 15 Des 2025 16:01 WIB ·

HUT ke-770 Lumajang Dimeriahkan Grebeg Gunungan dan Drama Kolosal Kerajaan Lamajang


 HUT ke-770 Lumajang Dimeriahkan Grebeg Gunungan dan Drama Kolosal Kerajaan Lamajang Perbesar

Lumajang, – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-770 Kabupaten Lumajang berlangsung meriah dengan beragam kegiatan seni dan budaya.

Salah satu yang paling menyita perhatian warga adalah tradisi grebeg gunungan hasil bumi serta pementasan drama kolosal Kerajaan Lamajang yang digelar di kawasan Alun-Alun Lumajang, Senin (15/12/2025).

Sejak pagi, ratusan warga telah memadati alun-alun untuk menyaksikan rangkaian acara. Grebeg gunungan hasil bumi menjadi pembuka, dengan sembilan gunungan berisi aneka sayur-sayuran dan buah-buahan yang kemudian diperebutkan warga.

Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur atas hasil panen yang melimpah sekaligus wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan grebeg gunungan merupakan bagian penting dari peringatan hari jadi daerah.

“Grebeg gunungan hasil bumi ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-770 Kabupaten Lumajang, sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki dan hasil panen masyarakat,” ujarnya.

Selain grebeg gunungan, rangkaian acara HUT ke-770 Lumajang juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya.

Drama kolosal Kerajaan Lamajang ditampilkan secara megah dengan melibatkan banyak seniman lokal, mengangkat kisah sejarah dan kejayaan Lumajang di masa lampau. Pertunjukan ini disambut antusias oleh warga yang memadati area pertunjukan.

Tak hanya itu, penampilan Tari Bedhaya turut memperkaya nuansa budaya dalam perayaan hari jadi tersebut. Tarian tradisional ini menjadi simbol keanggunan dan nilai-nilai luhur budaya Jawa yang masih dilestarikan hingga kini.

Perayaan HUT ke-770 Kabupaten Lumajang ini diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal serta menjadi momentum untuk terus menjaga tradisi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah