HUT ke-770 Lumajang Dimeriahkan Grebeg Gunungan dan Drama Kolosal Kerajaan Lamajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 15 Des 2025 16:01 WIB ·

HUT ke-770 Lumajang Dimeriahkan Grebeg Gunungan dan Drama Kolosal Kerajaan Lamajang


 HUT ke-770 Lumajang Dimeriahkan Grebeg Gunungan dan Drama Kolosal Kerajaan Lamajang Perbesar

Lumajang, – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-770 Kabupaten Lumajang berlangsung meriah dengan beragam kegiatan seni dan budaya.

Salah satu yang paling menyita perhatian warga adalah tradisi grebeg gunungan hasil bumi serta pementasan drama kolosal Kerajaan Lamajang yang digelar di kawasan Alun-Alun Lumajang, Senin (15/12/2025).

Sejak pagi, ratusan warga telah memadati alun-alun untuk menyaksikan rangkaian acara. Grebeg gunungan hasil bumi menjadi pembuka, dengan sembilan gunungan berisi aneka sayur-sayuran dan buah-buahan yang kemudian diperebutkan warga.

Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur atas hasil panen yang melimpah sekaligus wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan grebeg gunungan merupakan bagian penting dari peringatan hari jadi daerah.

“Grebeg gunungan hasil bumi ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-770 Kabupaten Lumajang, sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki dan hasil panen masyarakat,” ujarnya.

Selain grebeg gunungan, rangkaian acara HUT ke-770 Lumajang juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya.

Drama kolosal Kerajaan Lamajang ditampilkan secara megah dengan melibatkan banyak seniman lokal, mengangkat kisah sejarah dan kejayaan Lumajang di masa lampau. Pertunjukan ini disambut antusias oleh warga yang memadati area pertunjukan.

Tak hanya itu, penampilan Tari Bedhaya turut memperkaya nuansa budaya dalam perayaan hari jadi tersebut. Tarian tradisional ini menjadi simbol keanggunan dan nilai-nilai luhur budaya Jawa yang masih dilestarikan hingga kini.

Perayaan HUT ke-770 Kabupaten Lumajang ini diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal serta menjadi momentum untuk terus menjaga tradisi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Kerukunan Menyambut Tamu, Warga Senduro Gotong Royong Benahi Jalan

21 Juni 2026 - 12:32 WIB

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Trending di Daerah