Lumajang, – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lumajang periode 2026-2030 resmi dilantik di Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu (8/8/2026).
Ketua PC GP Ansor Lumajang Izuddin Syarif meminta seluruh kader tidak menjadikan organisasi sebatas nama dan atribut.
Sebanyak 205 ketua ranting serta 21 ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Lumajang hadir dalam pelantikan tersebut.
Izuddin mengatakan kepengurusan baru merupakan momentum kebangkitan Ansor Lumajang. Ia meminta kader membuktikan keberadaan organisasi melalui tindakan nyata.
“Kalau tidak penolong, jangan namanya Ansor. Berarti bukan Ansor kalau tidak penolong,” kata Izuddin.
Menurut dia, PC GP Ansor Lumajang akan berupaya menjadi organisasi kepemudaan yang menarik sekaligus dicintai anak muda.
Ia menegaskan pengurus tidak boleh sekadar mencantumkan nama dalam struktur organisasi. Kepengurusan harus menjadi rumah yang aman dan aktif dengan berbagai kegiatan.
Program Ansor, kata Izuddin, tidak hanya berkaitan dengan kaderisasi. “Organisasi ini juga memiliki Patriot Ketahanan Pangan untuk menjawab tantangan masyarakat mengenai ketahanan pangan dan cara bercocok tanam,” tuturnya.
“Di bidang perekonomian, Ansor memiliki Badan Usaha Milik Ansor yang berada di bawah bidang perekonomian.,” tambahnya.
Izuddin mengatakan bidang ekonomi tersebut harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kalau ada masyarakat atau keluarga yang butuh pertolongan, tetapi sahabat-sahabat tidak berani menolong, maka saya pastikan itu bukan kader Ansor,” ujarnya.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan Ansor memiliki posisi strategis karena merupakan organisasi kepemudaan.
“G-nya itu adalah gerakan, P-nya pemuda. Jadi bayangkan sudah pemuda bergerak, ini pasti hasilnya akan luar biasa,” kata Indah.
Indah mengapresiasi kepengurusan baru karena dinilai mengakomodasi berbagai unsur, termasuk tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh dari berbagai partai politik.
Menurut dia, Ansor harus berada di berbagai tempat dan ikut menjaga kondusivitas Lumajang.
“Menjaga Lumajang, membangun Lumajang, kita bersama-sama pemerintah dan Ansor sebagai representasi dari pemuda Lumajang,” jelasnya.
Ia mengajak pemuda ikut mendorong perkembangan pariwisata Lumajang. Ia menyebut Tumpak Sewu sebagai destinasi wisata kelas dunia yang menjadi penyumbang PAD terbesar di antara destinasi wisata lainnya.
Ia berharap potensi tersebut menjadi pintu masuk bagi Lumajang sebagai daerah tujuan wisata.
Indah memastikan dirinya dan pemerintah daerah siap bersinergi dengan GP Ansor dalam kepengurusan periode 2026-2030.
“Insyaallah saya pribadi maupun pemerintah daerah akan siap bersama-sama Ansor ke depannya,” kata Indah.
Tinggalkan Balasan