Jembatan Bailey Jadi Solusi Penghubung Senduro-Gucialit - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 30 Okt 2025 15:02 WIB ·

Jembatan Bailey Jadi Solusi Penghubung Senduro-Gucialit


 Jembatan Bailey Jadi Solusi Penghubung Senduro-Gucialit Perbesar

Lumajang, – Sebagai langkah cepat mengatasi terputusnya akses antara Kecamatan Senduro dan Gucialit, Pemerintah Kabupaten Lumajang membangun jembatan tipe Bailey di Desa Kandangan, Kecamatan Senduro.

Struktur jembatan baja ini diharapkan bisa segera dilalui warga sambil menunggu pembangunan jembatan permanen rampung.

Jembatan penghubung Senduro–Gucialit sebelumnya ambruk ke Sungai Kali Tutur pada Jumat (19/9/2025) siang sekitar pukul 11.30 WIB setelah diguyur hujan deras selama dua hari berturut-turut.

Baca juga:Putusnya Jembatan Senduro-Gucialit Ganggu Ribuan Pelajar

Pondasi jembatan di sisi barat terkikis derasnya aliran sungai, menyebabkan badan jembatan miring dan akhirnya roboh.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, pembangunan jembatan Bailey dimulai hari ini sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah agar aktivitas warga kembali normal.

Baca juga:Pemerintah Siapkan Jembatan Semi Permanen, Harapan Baru untuk Warga Empat Desa Lumajang

“Mulai hari ini pembangunan jembatan Curah Maling dan Curah Kebo yang putus akibat hujan deras dan longsor insyaallah dilaksanakan. Mohon doanya agar jadwalnya berjalan lancar dan bisa segera dilalui masyarakat luas,” katanya, Jumat (30/10/2025).

Dalam rencana Pemkab Lumajang, jembatan Bailey yang akan dibangun di Desa Kandangan ini diperlebar menjadi 4,2 meter dari lebar sebelumnya 3,5 meter agar lebih aman dan memadai bagi lalu lintas dua arah.

“Untuk jembatannya semakin lebar ya, yang awalnya 3,5 meter, sekarang diperlebar menjadi 4,2 meter,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Dorong Solusi Aset Tak Terpakai Lewat Raperda Baru

6 Mei 2026 - 10:39 WIB

Optimalisasi Aset Daerah, DPRD Lumajang Targetkan PAD Meningkat

6 Mei 2026 - 10:31 WIB

PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang

6 Mei 2026 - 09:07 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perda GAKI, 40 Desa Mandiri Garam Jadi Dasar Penguatan

6 Mei 2026 - 08:34 WIB

Ratih Damayanti, Dorong Kesadaran Lingkungan Berbasis Keagamaan

5 Mei 2026 - 21:01 WIB

Bupati Lumajang Dorong Peran Organisasi Keagamaan Perkuat Ekonomi dan Sosial Umat

5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Trending di Daerah