Kuota Umrah Terancam Hilang? Kemenag Lumajang Minta Jamaah Perkuat Komunikasi dengan Travel - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 2 Mar 2026 14:39 WIB ·

Kuota Umrah Terancam Hilang? Kemenag Lumajang Minta Jamaah Perkuat Komunikasi dengan Travel


 Kuota Umrah Terancam Hilang? Kemenag Lumajang Minta Jamaah Perkuat Komunikasi dengan Travel Perbesar

Lumajang, – Kekhawatiran calon jamaah terkait potensi kehilangan kuota umrah jika terjadi pembatalan keberangkatan mulai mencuat di tengah dinamika penerbangan internasional.

Menyikapi hal itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Umar Hassan, meminta jamaah untuk memperkuat komunikasi dengan biro perjalanan atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Menurut Umar, keputusan pembatalan maupun penundaan keberangkatan tidak bisa dilakukan secara sepihak. Semua harus melalui proses komunikasi dan kesepakatan antara jamaah dan pihak travel.

“Supaya nanti tidak ada pihak yang disalahkan. Komunikasi itu penting, dan kesepakatan harus jelas,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Ia menegaskan bahwa setiap perubahan jadwal, baik penundaan maupun pembatalan, idealnya dituangkan dalam dokumen tertulis. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari potensi kesalahpahaman atau sengketa di kemudian hari.

“Kalau memang ada kesepakatan, sebaiknya dibuat secara tertulis agar masing-masing pihak memiliki pegangan yang jelas,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Longsor di Lumajang, Jalan Retak 3 Meter, Kendaraan Berat Diminta Menghindar

2 Maret 2026 - 16:49 WIB

Harapan Ekonomi Menggantung, Pasar Agro Senduro Belum Beroperasi Penuh

2 Maret 2026 - 11:00 WIB

Ancaman Sanksi hingga Penutupan Usaha, DPRD Jember Tak Ingin THR Jadi Polemik Tahunan

1 Maret 2026 - 16:30 WIB

Token Rp200 Ribu Tak Terbeli, Pelayanan KK-KTP Lumpuh: ADD ke Mana?

1 Maret 2026 - 15:39 WIB

Kriminalisasi atau Ketidaktahuan Regulasi? PGRI Soroti Kasus Guru Honorer

28 Februari 2026 - 13:05 WIB

Di Balik Jerat Hukum MHH, Potret Getir Kesejahteraan Guru Honorer

28 Februari 2026 - 12:56 WIB

Trending di Daerah