Oknum Ketua RT Lumajang Dilaporkan Perkosa Anak 14 Tahun Sejak SD - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Kriminal · 16 Jul 2026 10:09 WIB ·

Oknum Ketua RT Lumajang Dilaporkan Perkosa Anak 14 Tahun Sejak SD


 Oknum Ketua RT Lumajang Dilaporkan Perkosa Anak 14 Tahun Sejak SD Perbesar

Lumajang, – Seorang oknum ketua Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Lumajang, dilaporkan ke Polres Lumajang atas dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. Korban diketahui berusia 14 tahun.

Pelaporan dilakukan keluarga korban yang tidak terima anaknya menjadi korban pencabulan oleh tetangganya sendiri.

Pendamping hukum korban, Ayu Alinda, menyebut aksi bejat terduga pelaku berinisial R itu sudah terjadi sejak korban masih duduk di kelas 3 SD. Sepanjang waktu itu, korban disebut mengalami pelecehan seksual sebanyak 4 kali.

“Sebenarnya pencabulan itu dialami korban sejak masih kelas 3 SD, tapi dia tidak berani bercerita kepada siapapun termasuk orang tuanya,” kata Ayu di Lumajang, Kamis (16/7/2026).

Kasus ini mulai terungkap setelah keluarga curiga dengan perilaku korban. Salah satu kerabat melihat korban sering mengunggah status WhatsApp bernada sedih.

Selain itu, seorang warga yang sedang mencari rumput pernah melihat korban bersama R di Kecamatan Kedungjajang. Saat ditanya, R berdalih korban sudah dianggap anak sendiri.

“Akhirnya korban mengaku kalau sudah diperkosa oleh pelaku,” katanya.

Setelah mendapat pengakuan, keluarga langsung melapor ke Polres Lumajang. Laporan tersebut juga disertai bukti visum dari rumah sakit.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto membenarkan adanya laporan polisi terkait dugaan persetubuhan anak di bawah umur.

“Kalau menurut laporan, korban dan terlapor membenarkan ada dugaan tindak asusila, tapi ini masih akan kita selidiki,” ujar Suprapto.

Dalam berkas laporan, korban juga mengaku dipaksa oleh pelaku. Korban bahkan pernah ditendang ketika memberontak menolak ajakan berhubungan badan.

“Menurut berkas laporan, korban mengaku dipaksa, bahkan pernah ditendang oleh pelapor saat memberontak,” jelas Suprapto.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Lumajang: ASN yang Terbukti Memainkan Pajak Pasir Ditindak, Bukan Dipindah

30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Tes Urine 11 Orang Negatif, Polisi Temukan Lima Klip Diduga Sabu di Karaoke Lumajang

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dua Sapi Raib dari Kandang, Rasa Aman Peternak Lumajang Jadi Taruhan

15 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Lumajang Terbongkar

12 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tuntutan CSR dan Lahan Plasma Berujung Blokade Jalan, 2 Orang Diamankan Polisi

7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Trending di Kriminal