Setelah Peresmian Listrik, Warga Tunggu ‘Peresmian’ Aspal Jalan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 18 Agu 2025 11:34 WIB ·

Setelah Peresmian Listrik, Warga Tunggu ‘Peresmian’ Aspal Jalan


 Setelah Peresmian Listrik, Warga Tunggu ‘Peresmian’ Aspal Jalan Perbesar

Jember, – Terang kini hadir di Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo. Setelah bertahun-tahun hidup tanpa aliran listrik yang stabil, warga akhirnya bisa menikmati penerangan berkat peresmian jaringan listrik baru oleh Bupati Jember Muhammad Fawait pada Sabtu (16/8/2025) malam.

Namun euforia itu tak berlangsung lama. Saat rombongan Bupati dan pejabat daerah hendak kembali pulang, sejumlah mobil dinas justru terjebak di tanjakan ekstrem Jalan Bandealit.

Mobil-mobil gagal menanjak karena jalan licin dan gembur. Ban berputar di tempat, dan kendaraan harus ditarik secara manual oleh warga dan sesama penumpang.

Baca juga: Dari Limbah Jadi Berkah, Cerita Ibu-Ibu Lumajang Mengolah Pelepah Pisang Jadi Kertas Bernilai Jual

“Iya, kami sempat terjebak beberapa jam. Kondisi jalan sangat gembur, apalagi di tanjakan dekat pabrik. Mayoritas mobil dinas tak sanggup naik,” ujar David Handoko Seto, anggota Komisi C DPRD Jember yang ikut dalam rombongan.

Peristiwa mobil bupati yang terjebak justru menjadi simbol ironi pembangunan. Satu sisi, warga disambut cahaya listrik yang telah lama dinanti.

Baca juga: Mulai 2026, Warga Kota Malang dengan PBB di Bawah Rp30 Ribu Dibebaskan Bayar Pajak

Di sisi lain, akses ke desa tersebut masih gelap bukan karena lampu, tapi karena jalan yang tak kunjung diaspal.

Warga menyambut baik kehadiran listrik. Namun mereka juga menyuarakan keprihatinan, bagaimana mungkin pembangunan hadir setengah-setengah? Untuk keluar masuk desa saja masih harus berjibaku dengan tanjakan ekstrem dan jalan tanah yang tak pernah ramah saat hujan turun.

“Kami bersyukur listrik masuk, tapi tolong jalan ini juga diperhatikan. Sudah lama jadi keluhan,” ujar Sarman (47), warga setempat.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Dorong Solusi Aset Tak Terpakai Lewat Raperda Baru

6 Mei 2026 - 10:39 WIB

Optimalisasi Aset Daerah, DPRD Lumajang Targetkan PAD Meningkat

6 Mei 2026 - 10:31 WIB

PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang

6 Mei 2026 - 09:07 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perda GAKI, 40 Desa Mandiri Garam Jadi Dasar Penguatan

6 Mei 2026 - 08:34 WIB

Ratih Damayanti, Dorong Kesadaran Lingkungan Berbasis Keagamaan

5 Mei 2026 - 21:01 WIB

Bupati Lumajang Dorong Peran Organisasi Keagamaan Perkuat Ekonomi dan Sosial Umat

5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Trending di Daerah