Susu Kambing Senduro Indikasi Geografis: Manfaatnya - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 26 Apr 2026 18:09 WIB ·

Susu Kambing Senduro Berstatus IG, Lumajang Dorong Ekonomi Desa dari Akar Rumput


 Susu Kambing Senduro Berstatus IG, Lumajang Dorong Ekonomi Desa dari Akar Rumput Perbesar

Ekonomi Desa Jadi Kekuatan Utama

Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong ekonomi berbasis potensi lokal. Penetapan Indikasi Geografis (IG) untuk Susu Kambing Senduro menjadi bukti arah pembangunan yang berpihak pada desa.

Produk dari Senduro dan Pasrujambe kini tidak hanya berfungsi sebagai komoditas peternakan. Produk ini juga mencerminkan model ekonomi dari bawah yang terus menguat.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa capaian ini menunjukkan kekuatan ekonomi masyarakat desa.

“Ini membuktikan bahwa kekuatan ekonomi kita ada di masyarakat. Dari desa lahir produk yang memiliki nilai dan diakui,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).


Status IG Perkuat Posisi Peternak

Status Indikasi Geografis memberi identitas jelas pada Susu Kambing Senduro. Perlindungan hukum ini menjaga keaslian produk sekaligus meningkatkan daya saing di pasar.

Peternak kini tidak hanya memproduksi bahan baku. Mereka juga mengelola proses hingga pemasaran sebagai bagian dari rantai nilai.

Produk ini memiliki keunggulan alami. Kandungan gizi tinggi dan karakter khas menjadi kekuatan utama dalam persaingan pasar.

Pengakuan IG membuka peluang bagi pelaku usaha lain. Pelaku pengolahan, distribusi, dan pemasaran ikut mengembangkan ekosistem ekonomi lokal.


Dari Potensi Lokal ke Kemandirian Ekonomi

Pemerintah daerah terus mendorong pengembangan Susu Kambing Senduro. Pemerintah meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas akses pasar.

Langkah ini memastikan manfaat ekonomi langsung dirasakan masyarakat. Pertumbuhan yang dimulai dari desa menciptakan distribusi yang lebih merata.

Model ini juga menegaskan peran desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Pengelolaan potensi lokal yang baik mampu menghasilkan nilai tambah yang kuat.

Susu Kambing Senduro menjadi contoh nyata. Peternak rakyat berhasil menghadirkan produk bernilai tinggi dengan pengakuan resmi.

Ke depan, Pemkab Lumajang akan terus memperkuat ekonomi berbasis komunitas. Strategi ini bertujuan membangun kemandirian ekonomi yang lebih kokoh.

Melalui Indikasi Geografis, Lumajang melindungi produk lokal sekaligus memperkuat fondasi ekonomi desa. Dari desa, ekonomi tumbuh dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Dorong Solusi Aset Tak Terpakai Lewat Raperda Baru

6 Mei 2026 - 10:39 WIB

Optimalisasi Aset Daerah, DPRD Lumajang Targetkan PAD Meningkat

6 Mei 2026 - 10:31 WIB

PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang

6 Mei 2026 - 09:07 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perda GAKI, 40 Desa Mandiri Garam Jadi Dasar Penguatan

6 Mei 2026 - 08:34 WIB

Ratih Damayanti, Dorong Kesadaran Lingkungan Berbasis Keagamaan

5 Mei 2026 - 21:01 WIB

Bupati Lumajang Dorong Peran Organisasi Keagamaan Perkuat Ekonomi dan Sosial Umat

5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Trending di Daerah