Tempe Wedok Labruk Kidul Jadi Penggerak Ekonomi Desa. - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 22 Jun 2026 19:33 WIB ·

Tempe Wedok Labruk Kidul Jadi Penggerak Ekonomi Desa.


 Tempe Wedok Labruk Kidul Jadi Penggerak Ekonomi Desa. Perbesar

Tempe Wedok Labruk Kidul terus menunjukkan bahwa potensi desa dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Produk asal Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, ini berkembang sebagai salah satu produk unggulan lokal yang mampu membuka peluang usaha dan memperkuat ekonomi warga.

Perjalanan Tempe Wedok semakin mendapat perhatian setelah produk tersebut menjangkau pasar yang lebih luas melalui Program Makan Bergizi Gratis. Capaian ini menunjukkan bahwa usaha masyarakat desa memiliki peluang besar untuk berkembang apabila pelaku usaha mengelolanya secara konsisten dan menjaga kualitas produk.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menilai penguatan ekonomi desa perlu berangkat dari potensi lokal yang dimiliki masyarakat. Menurutnya, produk seperti Tempe Wedok tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui usaha berbasis potensi daerah.

Tempe Wedok Buktikan Potensi Desa Bisa Berkembang

Bunda Indah menyampaikan bahwa ekonomi masyarakat dapat tumbuh dari potensi yang ada di lingkungan desa. Ia menilai Tempe Wedok Labruk Kidul menjadi contoh bahwa produk lokal mampu berkembang jika masyarakat mengelolanya dengan ketekunan, kualitas, dan semangat kebersamaan.

“Ketika produk masyarakat berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga dapat menggerakkan aktivitas ekonomi di lingkungan sekitarnya,” jelas Bunda Indah dalam Grebek Tempe Wedok 2026 di Desa Labruk Kidul, Senin malam (15/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan Tempe Wedok memberi pesan penting bagi pelaku usaha lokal lainnya. Produk desa memiliki peluang untuk masuk ke pasar yang lebih luas apabila pelaku usaha mampu menjaga standar, memperkuat kapasitas produksi, dan membaca kebutuhan pasar.

Tempe Wedok Labruk Kidul juga menunjukkan bahwa inovasi ekonomi tidak selalu harus lahir dari sektor besar. Usaha masyarakat yang tumbuh dari lingkungan desa dapat berkembang menjadi sumber ekonomi baru jika mendapat dukungan dan pengelolaan yang baik.

Pemkab Lumajang Dorong UMKM Desa Naik Kelas

Bunda Indah menilai keberhasilan UMKM desa membutuhkan dukungan bersama. Pelaku usaha perlu meningkatkan kualitas produk, memperkuat manajemen usaha, dan memperluas akses pasar agar produk lokal mampu bersaing secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen terus mendorong masyarakat mengembangkan produk unggulan daerah yang memiliki daya saing. Dukungan tersebut dilakukan melalui pendampingan, pembinaan, serta pembukaan ruang kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami ingin masyarakat memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan usaha. Pemerintah akan terus hadir melalui pendampingan dan membuka ruang kolaborasi agar produk lokal semakin berkembang,” ujar Bunda Indah.

Melalui pendampingan tersebut, Pemkab Lumajang ingin memastikan pelaku UMKM desa tidak hanya mampu memproduksi barang, tetapi juga memahami kualitas, pemasaran, keberlanjutan usaha, dan kebutuhan pasar. Dengan cara itu, produk lokal dapat tumbuh lebih kuat dan memberi manfaat yang lebih luas.

Produk Lokal Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Tempe Wedok Labruk Kidul menjadi contoh bahwa produk berbasis desa dapat menggerakkan aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar. Ketika usaha lokal berkembang, masyarakat dapat memperoleh peluang kerja, peningkatan pendapatan, dan ruang usaha baru.

Bunda Indah menilai ekonomi desa yang kuat akan memperkuat kemandirian masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong agar semakin banyak produk lokal mampu tumbuh menjadi unggulan daerah.

Melalui penguatan ekonomi berbasis desa, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap potensi lokal dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Pemkab Lumajang ingin produk seperti Tempe Wedok Labruk Kidul tidak hanya dikenal sebagai makanan khas masyarakat, tetapi juga sebagai simbol kemampuan desa dalam membangun ekonomi yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak HUT RI di Tunjung Lumajang, Warga Jalan Sehat dan UMKM Ikut Kecipratan

20 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Agus Setiawan dan Ratih Damayanti Ajak Warga Jalan Santai, Doorprize Sepeda Listrik Menanti

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Truk Sound Horeg Terbakar Saat Karnaval di Lumajang, Peserta Tetap Lanjut

20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Perbaikan 27 Ambulans Desa Lumajang Habiskan Rp884,9 Juta, 9 Unit Masih Diperbaiki

19 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Bukan Sekadar Adu Strategi! Kejurkab Catur Lumajang Jadi Jalan Lahirnya Bibit Atlet Muda

19 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Tape Ketan Wonokerto Siap Mendunia? Jenggolo Tape Fest 2027 Didorong Lebih Besar

19 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Trending di Daerah