Unej Tarik 1.070 Mahasiswa KKN dari Lumajang Usai Dua Kasus Pencurian - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 8 Agu 2025 15:11 WIB ·

Unej Tarik 1.070 Mahasiswa KKN dari Lumajang Usai Dua Kasus Pencurian


 Unej Tarik 1.070 Mahasiswa KKN dari Lumajang Usai Dua Kasus Pencurian Perbesar

Lumajang, – Universitas Jember (Unej) mengambil keputusan cepat menarik seluruh mahasiswanya dari lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lumajang demi menjaga keselamatan setelah dua kasus pencurian sepeda motor terjadi dalam tiga hari terakhir.

Keputusan ini diumumkan oleh Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unej, Ali Badrudin, pada Jumat (8/8/2025). Sebanyak 1.070 mahasiswa Unej yang sedang menjalankan program KKN di 102 desa se-Kabupaten Lumajang dipastikan akan dipulangkan lebih awal.

“Terkait dua kejadian pencurian yang menimpa mahasiswa, keputusan kami adalah menarik seluruh mahasiswa KKN dari Kabupaten Lumajang,” kata Ali saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Baca juga: Rentetan Pencurian Motor Mahasiswa KKN di Lumajang, Keamanan Peserta Pengabdian Dipertanyakan

Kejadian pencurian pertama terjadi pada Rabu (6/8/2025) dini hari di Kantor Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso. Dua motor hilang dalam insiden tersebut, salah satunya milik mahasiswa Unej dan satu lagi milik mahasiswa Universitas Islam Negeri KH Achmad Shidiq (UIN KHAS) Jember. Pelaku diduga menjebol tembok kantor desa untuk masuk ke area parkir.

Dua hari berselang, pada Jumat (8/8/2025) dini hari, pencurian kembali terjadi di posko KKN Unej yang berlokasi di rumah Kepala Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh. Dua motor milik mahasiswa kembali raib meskipun pagar rumah telah digembok.

Baca juga: Rentetan Pencurian Motor Mahasiswa KKN di Lumajang, Keamanan Peserta Pengabdian Dipertanyakan

Ali menyebut kedua kejadian tersebut menunjukkan pola pencurian yang tidak biasa dan cenderung terencana. Dalam kedua kasus, selalu dua sepeda motor yang dibawa kabur, dan lokasi kejadian merupakan tempat yang seharusnya aman.

“Kami menganggap ini bukan kejadian biasa. Ada indikasi kesengajaan atau pola tertentu, dan ini membahayakan mahasiswa kami,” ujar Ali.

LP2M Unej telah mengirim surat pemberitahuan resmi kepada seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan pihak desa. Rapat koordinasi dijadwalkan untuk menentukan teknis pemulangan mahasiswa.

Program KKN Unej sebelumnya dimulai pada 16 Juli 2025 dan dijadwalkan berakhir pada 20 Agustus 2025. Namun, dengan pertimbangan keamanan, pihak kampus memilih mengakhirinya lebih awal.

“Keputusan ini tidak mudah, karena KKN adalah bagian penting dari pengabdian masyarakat. Tapi keselamatan mahasiswa harus jadi yang utama,” tegas Ali.

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Puluhan Siswa SDN Jugosari 3 Terisolasi Banjir Lahar Semeru, Pembelajaran Dialihkan Daring

2 November 2026 - 17:26 WIB

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Trending di Daerah