Satu Tumpeng, Tinggi 6 Meter, Targetnya Satu Rekor - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 1 Sep 2026 15:02 WIB ·

Satu Tumpeng, Tinggi 6 Meter, Targetnya Satu Rekor


 Satu Tumpeng, Tinggi 6 Meter, Targetnya Satu Rekor Perbesar

Lumajang, – Hanya ada satu tumpeng yang akan berdiri di Lapangan Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.

Namun ukurannya tidak biasa. Tumpeng itu dirancang setinggi 6 meter dengan diameter mencapai 7 meter.

Tumpeng raksasa tersebut akan menjadi bagian utama dalam acara Grebek Tumpeng Raksasa yang digelar pada 10-11 September 2026.

Untuk menyusun tumpeng tersebut, dibutuhkan sekitar 6 kuintal bahan. Lauk-pauk, sayuran mentah dan berbagai pelengkap juga disiapkan sebagai bagian dari sajian.

Di balik tumpeng yang menjulang setinggi rumah dua lantai itu, ada target lain yang ingin dicapai. Kegiatan tersebut telah diajukan untuk masuk dalam catatan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Camat Randuagung, Mawi Mujayanti, mengatakan kegiatan itu bermula dari kelompok jemaah yang ingin mengisi peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dengan kegiatan keagamaan sekaligus tradisi masyarakat.

“Pelaksanaan itu sebenarnya dari kelompok jemaah. Ada seorang warga yang mengikuti kegiatan HUT RI dengan mengisi kegiatan istighosah dan tumpeng raksasa,” kata Mawi, Senin (1/9/2026).

Menurut Mawi, hanya satu tumpeng raksasa yang dibuat dalam kegiatan tersebut. Tumpeng itu nantinya menjadi bagian utama prosesi sebelum dipotong secara simbolis.

Setelah prosesi selesai, tumpeng tidak hanya menjadi tontonan. Makanan yang telah disusun dalam ukuran raksasa itu akan dibagikan kepada masyarakat dan pengunjung yang hadir.

“Di bagian bawah tumpeng juga disiapkan sayuran mentah. Lauk-pauk dan berbagai bahan makanan menjadi bagian dari sajian yang dibuat dengan sekitar 6 kuintal bahan tersebut,” ujarnya.

Ukuran tumpeng memang dibuat tidak lazim. Tingginya mencapai 6 meter dengan diameter 7 meter. Namun pada akhirnya, tumpeng tersebut akan dipotong menjadi bagian-bagian kecil untuk dinikmati bersama.

“Tradisi tersebut menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat untuk berkumpul dan berbagi,” kata Mawi.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Semua Petani Tembakau Dapat BLT, APTI Lumajang Terapkan Seleksi Berbasis Data

31 Agustus 2026 - 15:38 WIB

BLT DBHCHT Petani Tembakau Lumajang Dipangkas, Penerima Tinggal 3.525 Orang

31 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Buruh Pabrik Rokok Jadi Sasaran BLT DBHCHT, Pemkab Lumajang Dorong Kesejahteraan Pekerja

31 Agustus 2026 - 15:23 WIB

150 Buruh Pabrik Rokok di Kunir Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu

31 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Rp28,2 Juta BLT DBHCHT Disalurkan ke 47 Warga Yosowilangun Lumajang

31 Agustus 2026 - 14:13 WIB

47 Warga Miskin di Yosowilangun Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu, Pemkab Lumajang Harap Tepat Sasaran

31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Trending di Daerah