2026, Pemkot Malang Gratiskan Seragam untuk Siswa SD dan SMP Swasta - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 1 Okt 2025 09:17 WIB ·

2026, Pemkot Malang Gratiskan Seragam untuk Siswa SD dan SMP Swasta


 2026, Pemkot Malang Gratiskan Seragam untuk Siswa SD dan SMP Swasta Perbesar

Malang, – Pemerintah Kota Malang memastikan perluasan cakupan program prioritas Seragam Sekolah Gratis mulai tahun 2026. Tak hanya untuk siswa sekolah negeri, program ini akan menyasar pelajar dari sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) swasta di wilayah Kota Malang.

Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, usai Sidang Paripurna DPRD Kota Malang, Selasa (1/10/2025).

Menurutnya, Pemkot Malang telah mengalokasikan anggaran khusus dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026.

Baca juga: Gerak Pembangunan Harus Berbasis Bukti, Bukan Asumsi – Lumajang Dorong Kualitas Data Sektoral

“Iya, ada perluasan. Kami tambah untuk yang (murid) sekolah swasta,” ujar Wahyu.

Dijelaskan, anggaran sebesar Rp500 juta telah diproyeksikan untuk mendukung pemberian seragam gratis kepada 1.000 pelajar SD dan SMP swasta.

Sebelumnya, program ini hanya diberikan kepada siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP di sekolah negeri, dengan total penerima manfaat mencapai 16.500 pelajar pada 2025.

Baca juga: Surabaya Menuju Satu Data, Pemutakhiran DTSEN Dimulai 1 Oktober

Meski demikian, pelajar sekolah negeri tetap menjadi sasaran utama program tersebut di 2026. Pemkot Malang bahkan menyiapkan penambahan anggaran sebesar Rp1 miliar, guna menambah sekitar 2.000 siswa penerima baru dari sekolah negeri.

“Sudah diproyeksikan, baik untuk sekolah negeri maupun swasta. Kami ingin memastikan pemerataan bantuan,” jelas Wahyu.

Selain program seragam gratis, Pemkot Malang juga menegaskan komitmen terhadap program prioritas lainnya, yakni alokasi dana sebesar Rp50 juta per RT. Program tersebut dipastikan mulai berjalan pada 2026 dan telah masuk dalam pembahasan KUA-PPAS.

“Semua RT kami lihat, Rp50 juta by program dan kegiatan. Sudah masuk 2026,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satu Tumpeng, Tinggi 6 Meter, Targetnya Satu Rekor

1 September 2026 - 15:02 WIB

Tak Semua Petani Tembakau Dapat BLT, APTI Lumajang Terapkan Seleksi Berbasis Data

31 Agustus 2026 - 15:38 WIB

BLT DBHCHT Petani Tembakau Lumajang Dipangkas, Penerima Tinggal 3.525 Orang

31 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Buruh Pabrik Rokok Jadi Sasaran BLT DBHCHT, Pemkab Lumajang Dorong Kesejahteraan Pekerja

31 Agustus 2026 - 15:23 WIB

150 Buruh Pabrik Rokok di Kunir Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu

31 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Rp28,2 Juta BLT DBHCHT Disalurkan ke 47 Warga Yosowilangun Lumajang

31 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Trending di Daerah