Tak Bisa Nonton, Ratusan Penonton Konser di Surabaya Meluapkan Kekecewaan dengan Konvoi Jalanan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 12 Okt 2025 13:24 WIB ·

Tak Bisa Nonton, Ratusan Penonton Konser di Surabaya Meluapkan Kekecewaan dengan Konvoi Jalanan


 Tak Bisa Nonton, Ratusan Penonton Konser di Surabaya Meluapkan Kekecewaan dengan Konvoi Jalanan Perbesar

Surabaya, – Ratusan penonton konser musik yang sudah datang ke kawasan Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya, harus menelan kekecewaan pada Sabtu (11/10/2025) malam.

Acara yang mereka nantikan sejak lama dibubarkan oleh aparat kepolisian karena tak mengantongi izin resmi.

Pantauan dilapangan, pembubaran dilakukan saat penonton mulai memadati area konser.

Tak lama setelah petugas membubarkan acara, massa yang kecewa justru berkumpul di sekitar eks Gedung Taman Remaja Surabaya (THR), dan meluapkan kekesalan dengan menggelar konvoi serta aksi show off di jalanan.

Baca juga: Harga Cabai Mulai Stabil, Ini Strategi Baru Petani Lumajang

Beberapa kelompok penonton terlihat melakukan atraksi kendaraan di jalan, sementara sebagian lainnya hanya berdiri menonton dan meneriakkan yel-yel kecewa. Suasana sempat memanas, namun tidak sampai terjadi kericuhan besar.

Aksi spontan ini membuat lalu lintas di kawasan Kusuma Bangsa, Gubeng, hingga Ambengan lumpuh total. Kemacetan mengular selama lebih dari satu jam, sebelum aparat berhasil membubarkan kerumunan secara bertahap.

Salah satu penonton, Dimas (21), mengaku datang dari Sidoarjo hanya untuk menonton konser tersebut.

Baca juga: 51 Kebakaran Terjadi Selama September, Surabaya Waspada Musim Panas Ekstrem

“Kami sudah beli merchandise, datang rame-rame dari jauh, eh ternyata dibubarkan. Ya kecewa lah, makanya banyak yang akhirnya keliling konvoi,” ujar Dimas, Minggu (12/10/2025).

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari penyelenggara acara mengenai pembatalan mendadak tersebut. Sementara pihak kepolisian menyatakan bahwa kegiatan tersebut harus dihentikan karena tidak mengantongi izin keramaian, yang menjadi syarat utama untuk menggelar acara publik.

“Kami hanya menjalankan aturan. Kalau tidak ada izin, ya wajib dihentikan,” tegas seorang petugas di lokasi.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Dorong Solusi Aset Tak Terpakai Lewat Raperda Baru

6 Mei 2026 - 10:39 WIB

Optimalisasi Aset Daerah, DPRD Lumajang Targetkan PAD Meningkat

6 Mei 2026 - 10:31 WIB

PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang

6 Mei 2026 - 09:07 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perda GAKI, 40 Desa Mandiri Garam Jadi Dasar Penguatan

6 Mei 2026 - 08:34 WIB

Ratih Damayanti, Dorong Kesadaran Lingkungan Berbasis Keagamaan

5 Mei 2026 - 21:01 WIB

Bupati Lumajang Dorong Peran Organisasi Keagamaan Perkuat Ekonomi dan Sosial Umat

5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Trending di Daerah